Dokumen Soal Virus Corona Bocor, WHO Sebut China Terlambat Beri Informasi Covid-19

Dokumen Soal Virus Corona Bocor, WHO Sebut China Terlambat Beri Informasi Covid-19

SHUTTERSTOCK
Rapid tes covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, JENEWA - Sebuah dokumen soal virus corona dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) bocor.

Dalam dokumen yang diperoleh Associated Press (AP) tersebut, China disebut terlambat memberi informasi penting soal virus corona.

Keterlambatan tersebut dikabarkan membuat WHO frustasi meski mereka memuji Beijing sudah bertindak transparan.

Negeri "Panda" baru mempublikasikan genome virus corona pada 11 Januari, atau lebih dari satu pekan sejak wabah itu merebak.

Padahal seperti diberitakan AP via Sky News Selasa (2/6/2020), tiga laboratorium milik pemerintah sudah memecahkan urutan kode genetik virus.

Berdasarkan dokumen bocor yang diperoleh AP, ketatnya penyaringan informasi dan kompetisi di antara sistem kesehatan publik China ditengarai jadi alasan informasi itu datang terlambat.

Dan dua minggu setelah itu, Beijing disebut lambat menyediakan WHO informasi dengan data pasien maupun kasus Covid-19 yang lebih detil.

Berdasar rekaman yang diperoleh, peristiwa itu membuat mereka tak bisa mempertimbangkan apakah virus bisa menular antar-manusia.

"Kami benar-benar hanya berbekal informasi minimal. Jelas itu tidak cukup bagi Anda untuk membuat rencana bagus," keluh salah satu pejabat WHO.

AP melaporkan, staf badan di bawah PBB itu berdebat bagaimana cara mereka menekan China untuk urutan data maupun detil pasien tanpa membuat Beijing marah.

Halaman
123
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved