Rusia Anggap AS Kini Kehilangan Hak Moral Menyoal Pelanggaran HAM di Negara Lain

Komentar ini disampaikan juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zhakarova di Moskow, Selasa (2/6/2020) dini hari WIB, atau Senin malam waktu setempat.

AFP / MANDEL NGAN
Demonstran dekat Gedung Putih memprotes kematian George Floyd 

TRIBUNJOGJA.COM, MOSKOW – Rusia menilai, AS kini kehilangan hak moralnya yang selalu menuduh negara-negara lain melanggar hak asasi manusia.

Apa yang terjadi di tengah aksi protes di AS, menunjukkan negara itu melakukan hal sama terhadap masyarakatnya.

Komentar ini disampaikan juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zhakarova di Moskow, Selasa (2/6/2020) dini hari WIB, atau Senin malam waktu setempat.

Eskalasi Protes Meningkat, Presiden AS Donald Trump Diungsikan ke Bunker

Zhakarova pada kesempatan itu menyatakan Rusia kini menunggu komentar dan reaksi Uni Eropa, NATO, serta anggota G7 atas apa yang terjadi di AS saat ini.

“Di mana mereka, mengapa kita tidak mendengar kabar dari mitra AS,” sindir Zakharova dikutip kantor berita TASS.

Ia mengingatkan, negara-negara itu selama ini selalu bicara keras pada pihak lain. Menurut diplomat Rusia ini, AS telah kehilangan hak moral untuk menuduh negara-negara lain melanggar hak asasi manusia.

"Sampai hari ini, mereka tidak memiliki hak ini lagi. Saya pikir itu bukan kebetulan mereka (AS) keluar dari Dewan HAM PBB baru-baru ini, mereka mungkin meramalkan (hasil ini)," tambahnya.

Cerita Putri Wali Kota New York Ikut Ditangkap NYPD di Tengah Protes yang Melanda Amerika

Saat wawancara bersama Vladimir Solovyov di saluran televise Rossiya-1, Zakharova menyebut rangkaian peristiwa di AS seperti membuka tirai apa saja yang berusaha disembunyikan AS.

"Mereka tahu apa yang sedang terjadi di negara itu, mereka tahu tentang kontradiksi dan kesenjangan tetapi tidak berusaha untuk menggambarkan situasi dengan cara yang berbeda,” katanya.

“Mereka terus mengajari orang lain, menjatuhkan sanksi dengan dalih membela hak asasi manusia,” kecamnya. Zakharova mengatakan, Moskow tidak senang dengan situasi di AS saat ini.

Mengenal Antifa, Kelompok yang Dituding Donald Trump Sebagai Biang Rusuh di AS

Halaman
12
Penulis: Setya Krisna Sumargo
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved