Eskalasi Protes Meningkat, Presiden AS Donald Trump Diungsikan ke Bunker

Protes atas kematian George Floyd, warga kulit hitam yang meninggal karena dibunuh oleh polisi Derek M Chauvin di Minneapolis Senin (25/5/2020) lalu

BRENDAN SMIALOWSKI / AFP
Presiden AS Donald Trump berjalan kembali ke Gedung Putih dikawal oleh Secret Service setelah muncul di luar gereja Episkopal St John di seberang Lafayette Park di Washington, DC pada 1 Juni 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON - Protes atas kematian George Floyd, warga kulit hitam yang meninggal karena aksi kekerasan yang dilakukan polisi Derek M Chauvin di Minneapolis Senin (25/5/2020) lalu berujung pada aksi demo.

Pada aksi itu, sebagian warga Amerika dan jurnalis yang ikut demo juga sempat merasakan dinginnya jeruji besi dan tembakan gas air mata.

Ini Kisah Para Jurnalis yang Meliput Protes di Amerika Serikat, Banyak yang Dipukul dan Ditangkap
Ini Kisah Para Jurnalis yang Meliput Protes di Amerika Serikat, Banyak yang Dipukul dan Ditangkap (Reuters)

Adanya kerusuhan itu kemudian membuat orang bertanya, dimanakah Presiden Trump?

Ternyata, selama beberapa kali aksi protes terjadi sejak Jumat (29/5/2020), ia diungsikan ke sebuah bunker yang jauh di bawah tanah.

Melansir CNN, karena massa mulai mengepung Gedung Putih, menurut Undang-Undang Keamanan, Presiden Trump harus berada di bunker beberapa waktu.

Tak hanya Trump, istrinya, Melania dan anak terakhirnya, Barron juga ikut diungsikan ke dalam bunker.

Hal tersebut adalah lazim, berkaca pada hukum yang berlaku.

Cerita Putri Wali Kota New York Ikut Ditangkap NYPD di Tengah Protes yang Melanda Amerika

Rainey A Backues saat hendak memecahkan kaca sebuah bangunan, ketika ikut demonstrasi kematian George Floyd yang berlangsung ricuh di Philadelphia, Amerika Serikat, Senin (1/6/2020).
Rainey A Backues saat hendak memecahkan kaca sebuah bangunan, ketika ikut demonstrasi kematian George Floyd yang berlangsung ricuh di Philadelphia, Amerika Serikat, Senin (1/6/2020). (Instagram @rainsfordthegreat)

Jika status semakin gawat, maka keluarga presiden juga harus ikut diungsikan.

Staf Gedung Putih juga harus menutupi kartu identitas mereka saat masuk dan keluar hingga ke suatu titik aman yang sudah didesain oleh Secret Service.

Aksi Trump yang masuk ke bunker itu kemudian menjadi bahan ejekan warganet di media sosial.

Halaman
123
Penulis: Bunga Kartikasari
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved