Breaking News:

Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Ditutup Sejak Maret Akibat Pandemi Virus Corona

Kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem telah dibuka kembali untuk jamaah dan pengunjung setelah lebih dari dua bulan ditutup akibat pandemi virus corona.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Middle East Monitor
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem dibuka kembali setelah ditutup sejak Maret 2020 akibat pandemi virus corona 

TRIBUNJOGJA.COM, YERUSALEM - Kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem telah dibuka kembali untuk jamaah dan pengunjung setelah lebih dari dua bulan ditutup akibat pandemi virus corona.

Dewan Wakaf Islam, yang mengawasi situs-situs Muslim di kompleks itu, mengatakan bahwa pembukaan kembali dilakukan pada hari Minggu (31/5/2020) kemarin setelah diperoleh informasi adanya penurunan penyebaran virus corona.

Meski begitu, protokol kesehatan tetap diberlakukan untuk mengantisipasi penularan virus corona. Antara lain, jemaah diharuskan menggunakan masker dan membawa sajadah pribadi jika ingin menunaikan salat di masjid tersebut.

Tips Meningkatkan Imunitas Tubuh untuk Lansia di Tengah Pandemi Virus Corona

"Setelah mereka membuka masjid, saya merasa bisa bernafas lagi. Syukur kepada Tuhan," kata warga Yerusalem Umm Hisham, sebagaimana dilansir Aljazeera, Minggu (31/5).

Sebagai informasi, kompleks Masjid Al-Aqsa ditutup sejak bulan Maret sebagai bagian dari langkah-langkah untuk membatasi penyebaran COVID-19.

Kompleks Masjid Al-Aqsa dikenal oleh kaum Muslim sebagai Haram al-Sharif.

Arab Saudi Mulai Persiapan Buka Kembali Puluhan Ribu Masjid yang Ditutup Saat Pandemi Corona

Situs ini berada di bawah pengawasan Jordan yang bertetangga, yang menguasai Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, hingga pendudukan oleh Israel pada 1967.

Dengan jumlah kasus COVID-19 menurun, dalam beberapa hari terakhir baik Israel dan wilayah Palestina, teluh menurunkan pembatasan.

Israel telah melaporkan lebih dari 17.000 kasus, termasuk 284 kematian.

Kurang dari 500 infeksi dan hanya tiga kematian telah dikonfirmasi di Tepi Barat dan Gaza, yang memiliki populasi gabungan sekitar lima juta. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved