Bantul

Cerita Mbah Muyek Terima Kartu Sembako, Tapi Sebulan Menunggu, Bantuan Belum Bisa Dicairkan

Perempuan 65 tahun itu menjadi salah satu warga yang terdampak pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19). Akan tetapi, sampai saat ini belum mendapa

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Mbah Muyek Trisno Sunyoto, menunjukkan kartu sembako yang sampai saat ini belum bisa dicairkan 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Mbah Muyek Trisno Sunyoto sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.

Kadang juga menjual makanan kecil untuk memenuhi kebutuhan.

Perempuan 65 tahun itu menjadi salah satu warga yang terdampak pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Akan tetapi, sampai saat ini belum mendapatkan bantuan.

Sebenarnya, sekitar sebulan lalu, warga padukuhan Gokerten, Desa Srigading, Kecamatan Sanden itu sudah terdata dan menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Sebagai pemegang kartu, dia berhak mendapatkan bantuan sembako senilai Rp 200 ribu rupiah.

Kemendikbud Serahkan Bantuan PCR dan APD ke UGM

Namun, bantuan dari Kemensos itu ternyata sampai sekarang belum bisa dicairkan.

Padahal, dia mengaku sudah bolak-balik mendatangi agen, bermaksud mencairkan bantuan, namun saldo direkeningnya selalu tertera Rp 000200.

Alhasil, bantuan tidak bisa dicairkan.

"Sampai sekarang, belum dapat bantuan," ucapnya, Jumat (29/5/2020).

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved