Breaking News:

Viral Medsos, Petugas Puskesmas di Semarang Sosialisasi Tunda Hamil 'Nikah Boleh, Hamil Jangan'

Viral Medsos, Petugas Puskesmas di Semarang Sosialisasi Tunda Hamil 'Nikah Boleh, Hamil Jangan'

Istimewa
Tangkap layar video sosialisasi larangan oleh petugas Puskesmas Semarang 

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Video sosialisasi larangan menunda kehamilan di tengah pandemi virus corona yang dilakukan oleh petugas kesehatan viral di media sosial.

Video tersebut diketahui merupakan petugas puskesmas di Kota Semarang.

Video tersebut salah satunya diunggah di Twitter.

Dalam video tersebut, sosialisasi larangan hamil selama pandemi virus corona ini dilakukan dengan menggunakan pengeras suara dan berkeliling menaiki mobil.

Namun yang membuat viral adalah kata-kata imbauan dari petugas.

Petugas melarang untuk hamil namun diperkenankan menikah dan kawin.

Kaum pria juga diminta untuk menahan diri dan menggunakan kontrasepsi saat melakukan hubungan badan.

Petugas juga menyampaikan bahwa ibu yang sedang hamil muda rentan tertular Covid19 karena mengalami penurunan daya tahan tubuh.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan bahwa sosialisasi itu merupakan tindaklanjut dari imbauan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menunda kehamilan di masa pandemi Covid19.

Hal itu untuk mencegah potensi terjadinya komplikasi pada ibu hamil pada saat melahirkan dan mengurangi angka kelahiran pada saat pandemi Covid19.

Halaman
1234
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved