Kota Yogya

Spanduk Ilegal Marak di Kota Yogya

Satpol PP Kota Yogya akan segera menindaklanjuti temuan di lapangan dan tengah menyiapkan personel untuk menertibkan sejumlah spanduk tersebut.

istimewa
Sejumlah spanduk yang disinyalir ilegal terpasang di pagar stadion Mandala Krida, Kamis (28/5/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah spanduk yang disinyalir ilegal marak ditemukan di beberapa titik jalanan Yogyakarta.

Meski momen lebaran telah lewat, namun sejumlah spanduk yang cukup menggangu visual dan tata kota tersebut belum juga dicabut dan dibersihkan pihak yang berwenang. 

Sebagian besar spanduk berisikan ucapan selamat Idulfitri maupun imbauan protokol kesehatan terkait Covid-19 yang dimanfaatkan sejumlah elemen masyarakat dan politisi sebagai pesan pengingat kepada masyarakat. 

Di beberapa titik, semisal perempatan Stadion Mandala Krida, Jalan AM Sangaji, P Mangkubumi, perempatan Gondaman, dan sepanjang Jalan Kusumanegara marak berisi spanduk yang demikian. 

Perjuangan Satpol PP DIY Tegakkan Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi

Kepala Satpol PP Kota Yogya, Agus Winarto menyatakan, telah mengetahui beberapa spanduk yang terpasang dan cukup menganggu bagi pengguna lalu lintas. 

Dia menyatakan akan segera menindaklanjuti temuan di lapangan dan tengah menyiapkan personel untuk menertibkan sejumlah spanduk tersebut. 

"Kalau yang imbauan Covid-19 itu pesannya bagus dan ada yang resmi dari Pemda dan Pemkot. Tapi beberapa untuk ucapan lebaran memang cukup marak juga, nanti akan kita tertibkan," ucapnya, Kamis (28/5/2020). 

Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta menyatakan, jumlah spanduk yang terlihat di beberapa titik kota Yogyakarta memang tidak sebanyak tahun lalu, namun tetap cukup mengganggu bagi pengguna jalan. 

BREAKING NEWS : Dua Hari Beruntun Nol Kasus COVID-19 di DIY, Jumlah Kesembuhan Terus Meningkat

"Spanduk-spanduk yang beredar ini diduga tidak berizin dan dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame," kata anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharudin Kamba. 

Dia menyatakan, seperti sejumlah spanduk yang terpasang di pagar sisi timur arah selatan stadiun Mandala Krida Kota Yogyakarta yang terdapat belasan spanduk terpasang termasuk spanduk salah satu produk rokok. 

"Dari belasan spanduk yang dipasang lokasi ini tidak satu pun terdapat stiker izin dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta," katanya. 

"Dikarenakan tidak berizin dan melanggar Perda sehingga sudah menjadi tugas dan wewenang Sat Pol Kota Yogyakarta untuk menertibkannya. Forpi Kota Yogyakarta mendorong Satpol PP Kota Yogyakarta untuk melakukan tindakan penertiban terhadap spanduk-spanduk yang tidak berizin," sambung dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved