Kronologi Napi di Meksiko yang Dipenjara 492 Tahun Tewas Terinfeksi Virus Corona, Alami Gagal Nafas

Kronologi Napi di Meksiko yang Dipenjara 492 Tahun Tewas Terinfeksi Virus Corona, Alami Gagal Nafas

Editor: Hari Susmayanti
CEN via Daily Mirror
Maria Eulalia Guadalupe Buendia Torres, dikenal juga sebagai The Wolf, adalah pembunuh yang dipenjara 492 tahun setelah terbukti menewaskan 10 orang dalam baku tembak pada 2000. Buendia Torres meninggal pada Minggu (24/5/2020) setelah terinfeksi virus corona. 

TRIBUNJOGJA.COM, MEXICO CITY - Seorang narapidana di Meksiko yang divonis 492 tahun tewas akibat terinfeksi virus corona saat menjalani hukuman.

Narapidana perempuan yang terjerat kasus pembunuhan bernama Maria Eulalia Guadalupe Buendia Torres tersebut meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Toluca.

Napi berjuluk The Wolf tersebut dipenjara sejak 2000, setelah membunuh 10 orang baku tembak antara organisasinya dengan rival politik.

Si pembunuh, yang menderita diabetes tipe 2, segera dilarikan ke rumah sakit swasta di Toluca setelah menunjukkan gejala virus corona. 

Namun, Buendia Torres tewas setelah dilaporkan mengalami kegagalan pernapasan pada Minggu dini hari waktu setempat (24/5/2020).

Dalam keterangannya, otoritas Meksiko mengaku tidak tahu bagaimana tahanan bisa trinfeksi dengan Covid-19 selama mendekam di sel.

Dilansir Daily Mirror Selasa (26/5/2020), Buendia Torres dipenjara 492 tahun setelah terbukti membunuh 10 orang dan melukai puluhan lainnya dalam insiden di balai kota.

Hasil Rapid Test Sopir Wakil Wali Kota Solo Reaktif, Siang Ini Langsung Lakukan Uji Swab

BREAKING NEWS : Bayi Usia 9 Bulan di Kota Magelang Terpapar Covid-19

Meski dia tidak menyerang mereka secara fisik, Buendia Torres ditahan dan kemudian mendapat jeratan pasal sebagai yang bertanggung jawab.

Perempuan berjuluk The Wolf itu adalah kepala dari Organisasi Kota dan Koloni (OCP), bagian dari Partai Revolusi Institusi (PRI) pada 1990-an.

PRI menggunakan OCP sebagai ujung tombak untuk menginvasi kemudian mengambil alih tanah milik rakyat, sebelum diserahkan ke anggota partai.

Pada 1995, Buendia Torres sudah memiliki 80 dakwaan, di antaranya perampasan, membuat luka fisik parah, penggusuran, dan invasi tanah.

Dalam laporan media lokal, disebutkan bahwa dia pernah mengancam warga bakal memutus pasikan air jika tak mengikuti perintahnya.

Karena pengaruh politiknya, Buendia Torres diyakini tidak bisa disentuh hukum, dan mendekatkan keluarganya dalam lingkaran kekuasaannya.

Akhir petualangan The Wolf terjadi setelah dia ditangkap bersama suami, putranya, dan sepupunya, dan dipenjara 492 tahun sebelum meninggal karena virus corona.

Kasus Virus Corona di Meksiko

Daftar peringkat negara dengan kasus virus corona versi Wolrdometer. Meksiko menempati urutan ke-17.
Daftar peringkat negara dengan kasus virus corona versi Wolrdometer. Meksiko menempati urutan ke-17. (Screnshoot Worldometer)

Dikutip Tribunjogja.com dari Worldometer pada Kamis (28/5/2020), kasus virus corona di Meksiko mencapai 78.023 kasus.

Jumlah penambahan kasus baru di negara ini cukup tinggi.

Berdasarkan data dari Wolrdometer, setidaknya ada tambahan 3.463 kasus baru di negara ini.

Dari jumlah kasus sebanyak 78.023, virus corona sudah menewaskan 8.597 orang di negara ini.

Sementara pasien positif virus corona yang berhasil sembuh sebanyak 54.383 orang.

Meksiko saat ini menempati urutan ke 17 sebagai negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia versi Worldometer.(Kompas.com/tribunjogja.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dipenjara 492 Tahun, Pembunuh Berjuluk The Wolf Ini Tewas karena Virus Corona

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved