La Liga

“Jika Real Madrid Berada di Puncak, La Liga Akan Dihentikan di Tengah Wabah Covid-19”

Mantan Presiden Barcelona Joan Gaspart mengklaim La Liga atau Liga Spanyol akan dibatalkan jika Real Madrid berada di puncak klasemen ketika musim dit

OSCAR DEL POZO / AFP
Lionel Messi diapit oleh pemain bertahan Real Madrid Spanyol Sergio Ramos (kiri) dan pemain belakang Real Madrid asal Brazil Marcelo pada pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 1 Maret 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM - Mantan Presiden Barcelona Joan Gaspart mengklaim La Liga atau Liga Spanyol akan dibatalkan jika Real Madrid berada di puncak klasemen ketika musim ditunda.

Mantan presiden klub Catalan itu yakin bahwa tim Liga Spanyol tidak akan kembali untuk menyelesaikan musim ini seandainya tim Zinedine Zidane yang memimpin perolehan poin.

Musim La Liga diatur untuk kembali berlangsung bulan depan, dengan Barcelona memimpin dua poin atas Madrid dengan 11 pertandingan tersisa untuk dimainkan.

Tetapi Gaspart, yang adalah presiden Barca dari tahun 2000 hingga 2003, mengatakan akan berbeda jika Madrid memimpin liga ketika diskors pada bulan Maret karena pandemi coronavirus.

"Jika Madrid selesai sebagai pemimpin sebelum kurungan, La Liga akan berakhir," katanya kepada Tertulia del 10 del Barca via AS dikutip Goal, Rabu.

Bintang Barcelona Lionel Messi sedang bersiap-siap untuk bermain kembali di La Liga setelah pandemi coronavirus dan mengakui akan aneh untuk bermain lagi.

Bintang Barcelona, Lionel Messi, tiba di kompleks latihan tim memakai masker untuk menjalani tes Covid-19, Rabu (6/5/2020).
Bintang Barcelona, Lionel Messi, tiba di kompleks latihan tim memakai masker untuk menjalani tes Covid-19, Rabu (6/5/2020). (TWITTER.COM/3SPORTSGH)

"Saya tidak berpikir ada orang yang bisa melihat kedatangan seperti ini. Beberapa orang memperingatkan bahwa pandemi di seluruh dunia dapat terjadi dari waktu ke waktu, tetapi saya benar-benar tidak pernah bisa membayangkan itu akan terungkap seperti itu, atau dampak besar yang terjadi pada hampir seluruh dunia, "kata Messi pada Adidas.

"Hidup atau bekerja dengan begitu banyak ketidakpastian tidak pernah mudah, terutama ketika dihadapkan pada situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kita semua bertanya-tanya kapan kita akan kembali bekerja, kapan kita akan mulai berlatih dan bersaing lagi. pemain sepak bola, sangat penting untuk tetap fokus ketika Anda menekan lapangan.

"Ketika kami mulai bermain lagi, itu akan seperti memulai dari awal. Kami akan memiliki waktu untuk bersiap-siap sebelum liga dimulai, dan kami juga akan mendapatkan kembali pemain kunci di tim kami yang cedera. Secara teknis itu masih akan menjadi musim yang sama, tapi saya pikir setiap tim dan pemain akan merasakannya berbeda. "

Sementara Barcelona akan meraih gelar La Liga, mereka terus dikaitkan dengan mantan bintang Neymar, yang bisa kembali ke klub dari Paris Saint-Germain.

Lionel Messi dan Neymar saat sama-sama membela Barcelona.
Lionel Messi dan Neymar saat sama-sama membela Barcelona. (IST/Twitter @BarcelonaCentre)

Gaspart berharap pemain internasional Brasil itu akan kembali ke Camp Nou, tempat ia berangkat pada 2017 dengan rekor dunia 222 juta euro (244 juta dolar AS).

"Saya akan senang melihat Neymar di Barca. Saya mengerti bahwa dia masih bisa berkontribusi," katanya.

"Yang saya tidak tahu adalah cetakan yang bagus. Saya memaafkan apa yang diperlukan untuk mendapatkannya kembali. Saya ingin dia bermain untuk Barca."

Penulis: Joko Widiyarso
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved