Breaking News:

“Saya Tidak Bisa Bernapas, Jangan Bunuh Aku,” Kata-kata Terakhir Pria Itu Sebelum Tewas oleh Polisi

Video viral mengejutkan menunjukkan seorang petugas polisi dengan lututnya menindih dan mencekik seorang pria pria kulit hitam yang diborgol sampai ma

Penulis: Joko Widiyarso
Editor: Joko Widiyarso
CAPTURE THE SUN
Video viral mengejutkan menunjukkan seorang petugas polisi dengan lututnya menindih dan mencekik seorang pria pria kulit hitam yang diborgol sampai mati. 

TRIBUNJOGJA.COM, MINNEAPOLIS - Video viral mengejutkan menunjukkan seorang petugas polisi dengan lututnya menindih dan mencekik seorang pria pria kulit hitam yang diborgol sampai mati.

Menurut The Sun, George Floyd sempat meminta waktu untuk bernapas ketika polisi menahannya selama beberapa menit di roda belakang mobil polisi, setelah ia ditahan di Minneapolis.

Dalam video tersebut - yang semula di-posting ke Facebook oleh Darnella Frazier - Floyd mengatakan bahwa ia tidak dapat bernapas beberapa kali.

"Saya tidak bisa bernapas! Saya tidak bisa bernapas!" teriak pria itu. "Jangan bunuh aku!"

Insiden itu terjadi sekitar jam 8 malam pada hari Senin setelah polisi dipanggil atas laporan seorang pria yang menggunakan dokumen palsu.

Kematiannya terjadi ketika belum lama ini di Amerika juga terjadi insiden kematian Ahmaud Arbery, seorang pria kulit hitam yang ditembak mati ketika sedang jogging di Georgia.

Tiga pria kulit putih, termasuk mantan petugas polisi dan putranya telah didakwa dengan pembunuhannya.

FBI sekarang sedang menyelidiki kematian Floyd dan empat petugas polisi yang tidak disebutkan identitasnya telah dipecat.

Dikutip CBSN Minnesota, Kepala Kepolisian Minneapolis Rondo Arredondo membuat pengumuman Selasa bahwa keempat polisi yang terlibat dengan insiden maut itu telah diberhentikan.

Wali Kota Minneapolis Jacob Frey mengatakan insiden tersebut tidak ada benarnya dan memuji departemen kepolisian telah membuat keputusan yang tepat terhadap para pelaku.

"Kami tahu ada bahaya yang melekat dalam profesi kepolisian, tetapi sebagian besar pekerjaan yang kami tidak pernah membutuhkan penggunaan kekuatan."

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved