Idul Fitri, Gencatan Senjata Dilakukan, Afghanistan Lepas 100 Tahanan Taliban

Pemerintah Afghanistan melepaskan 100 tahanan Taliban, sebagai respons terhadap hari kedua gencatan senjata Idul Fitri.

AFP/Noorullah Shirzada
Pasukan Taliban di Afghanistan berjalan untuk merayakan gencatan senjata pada hari kedua Idul Fitri di pinggiran Jalalabad pada Sabtu (16/6/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, KABUL - Pemerintah Afghanistan melepaskan 100 tahanan Taliban, sebagai respons terhadap hari kedua gencatan senjata Idul Fitri.

Terhentinya baku tembak untuk sementara, momen kedua dalam konflik berusia 19 tahun, berlangsung selama tiga hari terhitung sejak Minggu (24/5/2020).

Pemerintahan Presiden Ashraf Ghani tak hanya menyambut gencatan senjata Idul Fitri itu dengan mengumumkan rencana melepaskan 2.000 tahanan Taliban.

 Ghani juga menyatakan, jajarannya siap menggelar perundingan damai dengan kelompok itu, yang bisa menjadi kunci penting mengakhiri konflik.

"Pemerintah Afghanistan mengumumkan hari ini melepaskan 100 tawanan dari Penjara Bagram," jelas juru bicara Dewan Keamanan Nasional, Javod Faisal. Dia menerangkan, pelepaasan tawanan itu untuk membantu "proses perdamaian", dan akan terus melanjutkannya hingga 2.000 tahanan dilepaskan.

Dilansir AFP Senin (25/5/2020), Faisal menyatakan bahwa pemerintah berencana untuk membebaskan sedikitnya 100 tahanan setiap hari.

"Kami harap cara ini akan mengantarkan kepada perdamaian, yang jelas layak didapatkan oleh rakyat Afghanistan," papar Faisal.

Di kota Kunduz, di mana kelompok pemberontak itu menyerang beberapa hari lalu, ketenangan terjadi dengan warga merayakan Lebaran.

"Baru dua hari lalu kepanikan terjadi di kota ini. Namun sekarang, warga keluar seolah tak terjadi perang dan merayakan Idul Fitri," kata Atiqullah, seorang pedagang.

"Gestur niat baik"

Halaman
123
Editor: ribut raharjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved