Gunungkidul

Sebagian Besar Mesjid di Gunungkidul Tak Laksanakan Salat Id

Sebagian besar mesjid di Gunungkidul memilih tak melaksanakan ibadah Salat Id pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini. Para pengurus mesjid pun mengimba

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sebagian besar mesjid di Gunungkidul memilih tak melaksanakan ibadah Salat Id pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H ini.

Para pengurus mesjid pun mengimbau jemaahnya untuk ibadah di rumah masing-masing.

Takmir Mesjid Agung Al-Ikhlas Wonosari, Andar Jumailan mengatakan imbauan tersebut sudah disampaikan sejak awal Ramadan.

Tak Hanya Ketupat dan Opor Ayam, Ini Dia 5 Makanan khas Lebaran dari Indonesia yang Menggugah Selera

"Sudah kami sampaikan agar jemaah tetap melaksanakan ibadah di rumah masing-masing, termasuk untuk Solat Ied ini," kata Andar dihubungi pada Minggu (24/05/2020).

Andar juga mengaku sama sekali tidak menyiapkan Imam dan Khatib untuk Salat Id.

Pintu masuk ke mesjid pun ditutup dan dipasangi banner imbauan.

Menurut Andar, langkah ini diperlukan agar jemaah tidak datang ke mesjid untuk solat berjemaah dan tetap mengikuti imbauan yang sudah diedarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul.

"Saya pikir langkah-langkah tersebut sudah cukup untuk mencegah jemaah tetap beribadah di Mesjid Al-Ikhlas," ujarnya.

Cara Tetap Bisa Bahagia Meski Tidak Mudik, Ini Tujuh Tips

Meskipun sudah ada imbauan dan edaran, Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul Arif Gunadi mengungkapkan ada 41 titik yang tetap melaksanakan ibadah Salat Id berjemaah pada tahun ini.

Arif pun mengaku tak bisa melarang, sebab edaran yang disampaikan ke masyarakat beberapa waktu lalu hanya bersifat imbauan dan tidak mengikat.

"Meskipun demikian, kami berharap mereka yang melaksanakan ibadah berjemaah tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Arif.

Salah satu wilayah yang tetap melaksanakan Salat Id berjemaah dengan protokol kesehatan adalah Dusun Wareng III, Desa Wareng, Wonosari.

Pelaksanaannya berlangsung pagi ini.

Wibowo, warga setempat menyampaikan jemaah diminta untuk membawa perlengkapan sendiri-sendiri.

Saat salat berlangsung pun mereka tetap menjaga jarak serta mengenakan masker.

"Setelah ibadah selesai seluruh warga langsung pulang, tanpa ada salam-salaman seperti biasa," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved