Obat yang Diminum Trump Setiap Hari untuk Cegah Covid-19 Ternyata Justru Tingkatkan Risiko Kematian

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah rutin mengonsumsi obat malaria hidroksilorokuin agar tidak tertular Covid-19

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Oliver Contreras/POOL
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan keterangan kepada pemandu Bret Baier dalam wawancara bersama Fox News di Lincoln Memorial, 3 Mei 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah rutin mengonsumsi obat malaria hidroksilorokuin agar tidak tertular Covid-19, selama sekitar dua minggu terakhir.

Padahal sebelumnya, pemerintahannya dan sejumlah pihak termasuk WHO tidak merekomendasikan hidroksiklorokuin untuk mengobati virus corona.

Namun Trump yang sudah dites Covid-19 memang tidak menunjukkan gejala terinfeksi virus corona.

"Saya minum satu pil setiap hari untuk pencegahan agar tidak terinfeksi covid-19,” katanya katanya dikutip dari AFP.

Menurutnya, selama ini hidroksiklorokuin disebut sebagai obat bagus yang dapat menangkal virus corona.

"Saya pikir itu bagus. Saya sudah mendengar banyak kabar bagus," tuturnya.

Sebagian Besar Mesjid di Gunungkidul Tak Laksanakan Salat Id

Meski rakyat di negerinya menjadi korban terbanyak covid-19, Trump bisa dibilang kerap meremehkan bahaya virus corona.

Pasalnya, ia selalu meolak mengenakan masker mulut saat berada di tempat publik, meski beberapa hari ia akhirnya bersedia memakai masker.

Donald Trump
Donald Trump (Getty Images/AFP TASOS KATOPODIS)

Terkait hidroksiklorokuin, banyak dokter berpikir obat tersebut tidak manjur untuk mengobati pasien virus corona dan pemerintah AS sendir menyebut obat itu belum terbukti aman.

"Pekerja di garis depan banyak, banyak yang meminumnya. Kebetulan saya juga hidroklorokuin sekarang. Beberapa minggu yang lalu, saya mulai meminumnya," ujar Trump.

Trump mengklaim penggunaan obat itu disetujui oleh dokter Gedung Putih. Namun, ia bersikeras bahwa dirinyalah yang lebih dulu mengonsumsi obat itu, bukan dokternya.

"Aku bertanya padanya, bagaimana menurutmu? Dia bilang, silakan jika Anda menginginkannya. Saya berkata ya, saya menginginkannya."

Cara Tetap Bisa Bahagia Meski Tidak Mudik, Ini Tujuh Tips

"Tampaknya akan ada dampak, dan mungkin memang demikian, mungkin tidak. Tetapi jika tidak, Anda tidak akan sakit atau mati."

"Saya minum pilnya setiap hari. Pada saatnya nanti saya akan berhenti," tuturnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved