Keutamaan Menunaikan ZAKAT Fitrah Lengkap dengan Besaran yang Harus Dibayarkan

Zakat juga berfungsi membersihkan atas harta kekayaan seseorang sebagaimana diajarkan di dalam Al-Quran

via lumiereislamique.com
Zakat 

Berdasarkan dalil tersebut, di tengah masyarakat modern yang ekonominya lebih banyak diukur dengan serba uang.

Maka dapat ditafsirkan bahwa semua harta kekayaan tersebut dalam takarannya bisa saja dinilai dalam bentuk uang misalnya keuntungan perdagangan, honor-honor atas jasa dan sebagainya, maka dalam hitungan jumlah uang itulah yang dizakati.

Secara umum membayar zakat atas kekayaan itu semua adalah sebesar 2,5%.

"Dengan membersihkan kekayaan kita, dan berharap kekayaan itu memberikan berkah bagi kehidupan kita, maka umat islam akan segera terpanggil untuk menunaikan zakat khususnya di Bulan Ramadhan,"tuturnya.

Dudung menambahkan, "apalagi pada Ramadhan tahun ini, Ramadhan terjadi di tengah pandemi Covid-19 sehingga banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kaum dermawan khususnya melalui sedekah dan zakat,"pungkasnya.

Zakat Fitrah

Pemerintah melalui Kementerian Agama telah mengeluarkan Edaran Menteri Agama Nomor 6 tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H Di Tengah Pandemi Wabah Covid-19.

Zakat fitrah diukur berdasarkan makanan pokok, umumnya beras, yang dikonsumsi sehari-hari dengan takaran minimal 2,5 Kg/3,5 liter setiap jiwa.

Sesuai ketentuan syar’i dan regulasi muzaki (pemberi zakat) dapat menyerahkan zakat fitrah kepada amil (pengurus zakat) dalam bentuk uang.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta, Kamis 9 April 2020/15 Sya’ban 1441, menyelenggarakan musyawarah membahas besaran rupiah yang harus dibayarkan muzaki untuk zakat fitrah Ramadhan 1441.

Halaman
1234
Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved