Update Corona di Yogyakarta

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi Resmikan Lumbung Pangan Pandeyan Bakoh

Lumbung Pangan ini diresmikan Wakil Walikota Yogyakarta sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Jumat (22/05/2020) sore.

Istimewa
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, saat meninjau konsep ketahanan pangan Pandeyan Bakoh. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Melawan pandemi Covid-19, warga RW 12 Kelurahan Pandeyan membuat tim khusus Satgas Covid-19. Mereka menamai dirinya sebagai Pandeyan Bakoh.

Selain fokus dalam penyemprotan disinfektan dan monitoring kesehatan warga, kali ini Tim Satgas Pandeyan Bakoh juga bergotong-royong menggarap lumbung pangan.

Mereka menerapkan program 1 Rumah 1 Kolam Tong dan 1 Gang 1 Kolam Komunal yang berisi 8 tong. Satu tong kolam itu sendiri berisi 100 ikan lele dan gurameh. Di atasnya, ditanami sawi dan kangkung dengan konsep hidroponik.

Selain itu, mereka juga menanam ketela rambat di lahan kampung dengan luas sekitar 100 meter persegi. Nantinya, seluruh hasil panen itu tidak untuk dijual, melainkan dibagikan kepada seluruh warga.

ARM Indonesia Usulkan Konsep Kampung Bakoh Ke Gugus Tugas Covid-19

Lumbung Pangan ini diresmikan Wakil Walikota Yogyakarta sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Jumat (22/05/2020) sore.

Tampak pula hadir dalam peresmian Lumbung Pangan Pandeyan Bakoh Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Danang Rudiyatmoko dan Wakil Ketua Komisi B DPRD DIY, RB Dwi Wahyu.

Heroe pun mengapresiasi tinggi semangat warga Pandeyan Bakoh. Menurutnya, warga memang harus bergotong-royong untuk bangkit dan melawan pandemi Covid-19.

“Sekarang kami juga menyiapkan masyarakat untuk pulih dan menghidupkan kembali Jogja. Kita sedang membuat konsep dari Jogja untuk Jogja. Ketika orang-orang belum leluasa berpergian, otomatis yang bisa menghidupkan Jogja ya orang Jogja itu sendiri, maka dari itu kita bangkit dan hidupkan dari Jogja untuk Jogja baru setelah itu dari Jogja untuk semua,” tambah Heroe.

Heroe berharap agar warga Pandeyan bakoh tidak hanya berhenti sampai di lumbung pangan saja. Melainkan mereka juga harus mulai menyiapkan langkah panjang sampai pasca Covid-19 berakhir.

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved