Superball

Perjalanan Karir Bona Simanjuntak Paska Membela PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Pada musim 2020 ini, Bona tak lagi menjabat posisi pelatih kepala melainkan memilih jadi asisten pelatih klub Liga 3 asal Sumatera, 757 Kepri.

Bolasport
Eks pemain PSS dan eks pelatih PSIM Yogyakarta, Bona Elisa Simanjuntak 

TRIBUNJOGJA.COM - Selepas masa baktinya berakhir dengan PSIM Yogyakarta musim 2018 silam, Bona Elisa Simanjuntak adu peruntungan mengarsiteki dua kontestan Liga 2 2019 yakni PSPS Riau dan Persibat Batang.

Sayang karier Bona tak semulus seperti saat menakhodai Laskar Mataram.

Kebersamaan Bona dengan PSPS Riau terbilang cukup singkat yakni hanya dua bulan saja.

Memori Manis Bona Simanjuntak di PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

"Bersama PSPS hanya beberapa pertandingan, lalu saya putuskan mundur. Di PSPS banyak kendala, terutama finansial," imbuhnya.

Kemudian Bona dipinang Persibat Batang untuk menggantikan pelatih kawakan, Freddy Mully.

"Di Persibat saya menyambung Bang Fredy Mully. Memasuki putaran kedua kita rombak tim, dan sudah terlihat hasilnya. Cuma selisih point dengan tim atasnya terlanjur tertinggal jauh," ujarnya.

Nah pada musim 2020 ini, Bona tak lagi menjabat posisi pelatih kepala melainkan memilih jadi asisten pelatih klub Liga 3 asal Sumatera, 757 Kepri.

Imbas Corona, Home Base PSIM Yogyakarta Ditutup untuk Sementara

"Awal kompetisi saya cari tim, tapi karena sebelumnya (Persibat-red) degradasi ya sulit juga ya. Kemudian mendapat tawaran untuk mendampingi Bang Sahala Saragih di 757 Kepri," ujar Bona.

Diceritakan Bona, 757 Kepri cukup serius menyongsong persaingan Liga 3 musim ini.

Target promosi ke Liga 2 pun telah dicanangkan sejak awal.

"Kita sudah mulai persiapan sejak bulan Februari, tapi akibat pandemi Covid-19 tim akhirnya diliburkan," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved