Breaking News:

Kesehatan

Ahli Gizi Sebut Nilai Gizi Telur Ayam Infertil Tidak Berbeda, Waspadai Kuning Telur yang Encer

Masyarakat diimbau supaya membuka telur sebelum dimasukkan ke dalam pemasakan untuk menghindari telur busuk.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
recipes.timesofindia.com
ilustrasi 

Masyarakat akan sulit membedakan telur infertil dengan telur biasa.

Sebab, Dwi menerangkan, kedua telur tersebut memiliki kesamaan secara ukuran.

“Warnanya HE lebih pucat. Tapi ada juga telur ayam ras yang agak pucat,” tambahnya.

Dia menambahkan, masyarakat perlu waspada jika mendapati harga telur yang sangat murah karena dicurigai merupakan telur infertil. “Harganya bisa di bawah Rp10 ribu (per kilogram),” imbuhnya.

Namun demikian, menurut Dwi, tidak ada perbedaan pada nilai gizi telur ayam biasa dan telur infertil dalam kondisi yang masih baik.

“Tidak ada bedanya, sama saja. Hanya saja biasanya telur infertil lebih cepat busuk,” tuturnya.

Dwi menganjurkan masyarakat supaya membuka telur sebelum dimasukkan ke dalam pemasakan untuk menghindari telur busuk.

“Kalau kuning telur sudah tidak kental atau cenderung encer dan melebar pada saat dipecahkan itu berarti kualitasnya sudah menurun, sehingga sebaiknya tidak dimasak. Aromanya juga mungkin ada perubahan. Kalau sudah busuk biasanya sudah terkontaminasi salmonella atau bakteri yang berbahaya. Bisa memicu diare, muntah, dan demam,” ungkapnya.

Selain itu, untuk penyimpanan, Dwi menyarankan telur tidak perlu dicuci jika dibeli dalam bentuk karton atau kemasan yang telurnya sudah dalam keadaan bersih.

Tetapi, jika membeli di pasar atau warung biasa sebaiknya telur dicuci dahulu karena dikhawatirkan ada kotoran yang mengandung bakteri yang dapat mengontaminasi telur.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved