Klaster Ini Masih Dominasi Kasus Penularan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta

Kasus positif Covid-19 di DIY pada 20 Mei 2020 bertambah menjadi 3 kasus, 2 di antaranya berasal dari klaster Indogrosir dan Jemaah Tabligh

Tribunjogja.com | Hasan Sakri
AREAL WAJIB MASKER. Pengguna jalan melintasi spanduk pengumuman areal wajib menggunakan masker yang terasang didepan pintu masuk Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) di jalan Bantul, Kota Yogyakarta, Selasa (19/5/2020). Pemda DIY kembali mengingatakan masyarakat bawa penggunaan masker wajib dipakai terutama saat berkegiatan diluar rumah sebagaisalah satu cara mengurangi penyebaran virus Covid-19. 

TRIBUNJOGJA.COM Yogyakarta - Kasus positif Covid-19 di DIY pada 20 Mei 2020 bertambah menjadi 3 kasus, 2 di antaranya berasal dari klaster Indogrosir dan Jemaah Tabligh.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan, dengan adanya tambahan sebanyak 3 kasus, maka total kasus positif Covid-19 di DIY berjumlah 209 kasus.

"Kasus 209 adalah perempuan usia 43 tahun warga Sleman merupakan pengunjung Indogrosir, kasus 210 adalah laki-laki usia 21 tahun warga Bantul riwayat masih dalam penelusuran, kasus 211 adalah laki-laki usia 71 tahun WNA India dari klaster Jemaah Tabligh," ungkapnya, Rabu (20/5/2020).

Selanjutnya, untuk penambahan kasus sembuh pada 20 Mei 2020 dilaporkan sebanyak 2 kasus sehingga jumlah kasus yang dinyatakan sembuh menjadi 97 kasus.

Mereka masing-masing adalah kasus 115 yang dinyatakan positif Covid-19 pada 2 Mei 2020 dengan riwayat perjalanan ke Semarang yakni laki-laki usia 51 tahun warga Bantul.

Selanjutnya adalah kasus 138 yang dinyatakan positif Covid-19 pada 7 Mei 2020 dengan riwayat perjalanan ke Balikpapan yakni laki-laki usia 34 tahun warga Sleman.

"Untuk laporan kematian PDP berjumlah 1 orang yakni perempuan usia 84 tahun warga Kota Yogyakarta dengan riwayat sakit jantung dan sudah diambil swab," ungkapnya.

Laporan konfirmasi kasus Covid-19 di DIY per 20 Mei 2020 adalah total PDP sebanyak 1.334 orang di mana 166 orang masih menjalani perawatan.

Berdasarkan hasil lab, 209 orang dinyatakan positif (97 orang sembuh, 8 orang meninggal dunia), 968 orang dinyatakan negatif, dan masih menunggu hasil lab sebanyak 157 orang (23 orang meninggal dunia). Sementara itu, total ODP yang tersebar di seluruh DIY yakni 6.151 orang.

Data sehari sebelumnya, Pemda DIY mengumumkan 6 kasus positif Covid-19 baru di DIY pada 19 Mei 2020.

AREAL WAJIB MASKER. Pengguna jalan mlintasi spanduk pengumuman areal wajib menggunakan masker yang terpasang di depan pintu masuk Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) di Jalan Bantul, Kota Yogyakarta, Selasa (19/5/2020). Pemda DIY kembali mengingatakan masyarakat bawa penggunaan masker wajib dipakai terutama saat berkegiatan diluar rumah sebagaisalah satu cara mengurangi penyebaran virus Covid-19.
AREAL WAJIB MASKER. Pengguna jalan mlintasi spanduk pengumuman areal wajib menggunakan masker yang terpasang di depan pintu masuk Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) di Jalan Bantul, Kota Yogyakarta, Selasa (19/5/2020). Pemda DIY kembali mengingatakan masyarakat bawa penggunaan masker wajib dipakai terutama saat berkegiatan diluar rumah sebagaisalah satu cara mengurangi penyebaran virus Covid-19. (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI)
Halaman
123
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved