Nasional

Kemenparekraf Bagikan 10.000 Masker Kain untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Kemenparekraf Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membagikan 10.000 masker kain kepada Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) DKI Jakar

Istimewa
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membagikan 10.000 masker kain kepada Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) DKI Jakarta yang terpaksa harus bekerja di luar rumah di tengah pandemi Covid-19. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) /Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membagikan 10.000 masker kain kepada Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) DKI Jakarta yang terpaksa harus bekerja di luar rumah di tengah pandemi Covid-19.

Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf , Josua Simanjuntak mengatakan, Kemenparekraf/Baparekraf dalam hal ini sebagai fasilitator bagi para stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif yang ingin menyalurkan bantuan kepada para pekerja harian terutama mereka yang bergerak di sektor parekraf yang terdampak Covid-19.

Kemenparekraf menggandeng sejumlah pihak untuk menggelar kampanye yang merupakan bagian dari #GerakanMaskerKain sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19, sekaligus membantu menggerakkan industri kreatif fesyen tanah air utamanya UMKM yang ikut terdampak.

Perubahan Cuti Bersama, ASN Pemkot Diminta Patuh

Satu diantaranya pihak industri kreatif fesyen yang dilibatkan dalam donasi ini yaitu Delamibrands.

Delamibrands merupakan perusahaan yang bergerak dalam retail fesyen lokal Indonesia yang telah berdiri sejak 1979 dan menaungi brand-brand seperti The Executive, Colorbox, Et Cetera, Wood, Tirajeans, dan lainnya.

“Para pemangku kepentingan sektor parekraf yang ingin menyampaikan donasi, kami akan bantu agar lebih tepat sasaran. Hal ini diharapkan akan menggerakkan subsektor fashion yang selaras dengan gerakan masker kain. Apalagi masker saat ini jadi atribut yang akan digunakan sampai vaksin bisa ditemukan," jelas Josua melalui siaran pers yang diterima TRIBUNJOGJA.COM, pada Kamis (21/05/2020).

Kemenparekraf Serahkan Bantuan APD Dukung Gerakan Kurva Landai Gugus Tugas

Josua pun menambahkan, sesuai dengan Anjuran dari WHO adalah, masker kain ini bisa dipakai selama 4 jam setelah itu diganti, kalau kita bekerja selama 8 jam minimal kita harus punya lebih dari satu dalam sehari.

Sebanyak 10.000 masker kain dari Delamibrands akan dibagikan kepada PPSU di 5 kecamatan di DKI Jakarta, yaitu Kecamatan Gambir (Jakarta Pusat), Kecamatan Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Kecamatan Tamansari (Jakarta Barat), Kecamatan Kelapa Gading (Jakarta Utara), dan Kecamatan Makassar (Jakarta Timur). (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved