Update Corona di DI Yogyakarta
Kemenag DIY Ingatkan Pentingnya Manajemen Konflik Keluarga di Masa Covid-19
Kemenag DIY Ingatkan Pentingnya Manajemen Konflik Keluarga di Masa Covid-19.
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keluarga merupakan suatu sistem, satu unit kohesif yang memiliki keterkaitan emosi yang kuat.
Maka, pola interaksi dan perilaku akan sangat berpengaruh di dalam keluarga.
Semua anggota keluarga memiliki kontribusi bagi jalannya satu sistem tersebut.
• Awal Juni, Kementrian Agama Akan Umumkan Kepastian Nasib Pelaksanaan Ibadah Haji 2020
Hal itu disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, HM Wahib Jamil M.Pd pada Obrolan Seputar Soal Islam Sistem Ketahanan Keluarga (Obsesi Si Ketan Arga) yang diselenggarakan Bidang Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Rabu (20/5/2020).
“Manajemen keluarga adalah seni, maka tipe apa pun yang diambil oleh keluarga tidak bisa dikatakan buruk, sehingga keluarga bukan kumpulan orang saja tetapi kumpulan manusia beserta perangkatnya yang kompleks,” ungkap Jamil dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunjogja.com.
“Keluarga diharapkan dapat memerankan fungsinya secara fungsional,” sambungnya yang pernah menulis tesis berjudul Pendidikan Keluarga di UNY.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 Bantul 19 Mei 2020, Satu Karyawan Indogrosir Sembuh
Obsesi yang diikuti oleh utusan jajaran penghulu dan penyuluh DIY tersebut, menurut Kasi Kepenghuluan DIY, Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, menjadi jembatan pencerahan mengawal konseling keluarga yang bisa dilakukan penghulu dan penyuluh di masa Covid-19 ini.
“Penghulu dan penyuluh yang menjadi konsultan maupun konselor di wilayahnya membantu meringankan beban masyarakat melalui spiritual dan mental,” terangnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kemenag-diy-ingatkan-pentingnya-manajemen-konflik-keluarga-di-masa-covid-19.jpg)