Ramadhan 2020

Tata Cara Iktikaf di Rumah Menyambut Malam Lailatul Qadar

Di tengah pandemi corona, ibadah Iktikaf bisa dilakukan di rumah. Iktikaf adalah ibadah sunnah yang dianjurkan dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadha

Tayang:
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Yoseph Hary W
inilah.com
Tata Cara Iktikaf di Rumah Menyambut Malam Lailatul Qadar 

TRIBUNJOGJA.COM - Ramadhan 1441 H tak terasa akan segera berakhir. Di 10 hari bulan Ramadhan, merupakan waktu istimewa karena adanya malam Lailatul Qadar.

Menyambut malam Lailatul Qadar, umat muslim bisa melakukan ibadah sunnah iktikaf. Iktikaf bisa dilakukan setiap waktu, namun paling utama ada di bulan Ramadhan.

Iktikaf adalah berhenti atau berdiam di dalam masjid, dengan syarat tertentu untuk niat beribadah kepada Allah S.W.T.

Iktikaf dianjurkan terutama di sepuluh malam terakhir Bulan Ramadhan. Keutamaan ibadah sunah ini untuk meraih keutamaan di malam Lailatul Qadar.

Konon, Nabi Muhammad S.A.W melakukan iktikaf di sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan.

Pada tahun dimana beliau meninggal dunia, beliau melakukan iktikaf selama 20 hari. Ketika beliau tidak bisa iktikaf kemudian beliau menggantinya dengan iktikaf sepuluh hari pertama di bulan Syawal.

Iktikaf yang dilakukan Nabi Muhammad S.A.W merupakan bukti penting umat muslim beribadah iktikaf .

Tetapi apa boleh melakukan iktikaf di rumah selama pandemi corona?

Mengutip dari Grid.id, iktikaf boleh dilakukan di rumah selama pandemi corona.

Ustaz Maulana menjelaskan, arti iktikaf adalah berdiam diri di masjid dan beribadah pada Allah S.W.T di sepuluh terakhir Ramadhan.

Penjelasan iktikaf ini, berdasarkan firman Allah S.W.T dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 187:

Sedang kamu beriktikaf di dalam masjid." (QS. Al-Baqarah ayat 187)

Mengingat saat ini terjadi pandemi corona, Ustad Maulana menjelsakan iktikaf boleh dilakukan di rumah.

"Boleh di rumah. Lakukan di ruangan mushala atau kalau rumahnya kecil maka buat mihrab (sejadah yang selalu tergelar di lantai)," jelas Ustaz Maulana sata dihubungi Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

"Maka di tempat tersebut itulah kita bermunajat kepada Allah," tambahnya.

Berikut tata cara iktikaf di rumah :

1. Ucapkan Niat iktikaf

"Nawaitu al-i’tikafa fî hadza al-makani lillahi ta'ala."

2. Bangun jam 1 dini hari

Melakukan salat malam seperti salat tahajud, salat taubat, dan salat hajat pada dini hari.

Sebelum solat malam dan iktikaf, diwajibkan berwudu untuk mensucikan diri.

3. Puncak Iktikaf

Puncak iktikaf terjadi jam 2-3 dini hari. Iktikaf dapat melakukan ibadah bermunajat, berzikir, dan membaca Al Quran.

Pelaksanaan iktikaf dapat dilakukan pada malam ke-21 Ramadhan atau sepuluh terakhir bulan Ramadahan.

"Diusahakan untuk dilakukan hingga akhir bulan Ramadhan. Kalau tidak sempat, maka boleh dilakukan di setiap malam ganjil, 21, 22, 23, 25, 27 dan 29," ucap Ustaz Maulana.

(*)

(Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved