Bisnis

Aplikasi Cared+, Inovasi Monitoring Kolektif Kondisi Masyarakat Guna Menekan Covid-19

Aplikasi yang dinamai Cared+ ini akan membantu perangkat kewilayahan seperti desa, kecamatan, kelurahan maupun RT dalam melakukan monitoring warganya

Istimewa
Tampilan aplikasi Cared+ yang dapat dimanfaatkan untuk memonitoring secara kolektif kondisi masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gamatechno perusaahan teknologi asal kota pelajar mengembangkan sebuah aplikasi dalam melakukan pengecekan mandiri dan monitoring kolektif terhadap Covid-19.

Aplikasi yang dinamai Cared+ ini akan membantu perangkat kewilayahan seperti desa, kecamatan, kelurahan maupun RT dalam melakukan monitoring warganya terkait kondisi gejala Covid-19 melalui hasil self screening.

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, penting adanya partisipasi aktif dari seluruh masyarakat untuk melakukan deteksi dini berkala terhadap kondisi masing-masing. Lewat aplikasi Cared+ ini kami menawarkan kemudahan untuk melakukan monitoring warga," jelas Muhammad Aditya, CEO Gamatechno dalam rilis yang diterima Sabtu (16/5/2020).

Pengoperasian aplikasi ini terbilang cukup mudah. Bagi koordinator maupun perangkat desa cukup mendaftar melalui laman caredplus.id, isi data dan buat kode klaster yang akan mengelompokkan warga dalam klaster tertentu. Misal kluster warga RT01, kelurahan atau bahkan kelompok yang lebih besar lagi.

Ketua IDI DIY: Memakai Masker Akan Jadi Budaya Hingga Tahun-Tahun ke Depan

Kode klaster ini nantinya akan digunakan seluruh anggota warga melalui aplikasi Cared+ yang mereka instal di perangkat masing-masing.

Dengan begitu, seluruh warga dapat dengan mudah dimonitor oleh perangkat desa. Sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat dan cepat terkait kondisi warga.

Koordinator maupun perangkat desa dapat melakukan pemantauan warganya melalui akses dashboard dengan melakukan login melalui caredplus.id.

Pengecekan Kondisi Kesehatan Secara Mandiri dari Aplikasi

Pengecekan mandiri (self screening) bertujuan untuk menekan resiko penularan Covid-19 ketika seseorang harus datang langsung ke fasilitas kesehatan (faskes) di tengah pandemi Covid-19. Selain keterbatasan tenaga medis, faskes merupakan tempat yang justru berpotensi terhadap penyebaran virus.

Pengguna dapat melakukan self screening melalui kuesioner yang disediakan.

Halaman
12
Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved