Kriminalitas

Terhimpit Desakan Ekonomi, Seorang Pemuda Asal Semarang Nekat Curi Motor di Kulon Progo

Satreskrim Polsek Wates beberapa waktu yang lalu berhasil meringkus pencuri motor yang melancarkan aksinya di kompleks Masjid Al-Hidayah, Dusun Gunung

Penulis: Andreas Desca | Editor: Ari Nugroho
dok polsek wates
Tersangka pencurian motor yang terparkir pada halaman sebuah Masjid di Wates 

Laporan reporter tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM,. KULON PROGO - Satreskrim Polsek Wates beberapa waktu yang lalu berhasil meringkus pencuri motor yang melancarkan aksinya di kompleks Masjid Al-Hidayah, Dusun Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates pada Minggu (19/4/2020).

Kapolsek Wates, Kompol Endang Suprapto menyampaikan bahwa pelaku yang berhasil diringkus tersebut berinisial AS (45).

"Dia merupakan warga asli Banyumanik, Semarang," ungkapnya.

Pada penangkapan yang dilakukan, Satreskrim Polsek wates turut mengamankan sejumlah barang bukti yakni sebuah motor Suzuki Spin dan STNK-nya, satu buah BPKB dan satu kunci motor.

Kronologi Aksi Prank Seorang Gadis Sesak Napas Ngaku Terpapar Virus Corona, Akhirnya Jadi Tersangka

"Pelaku sebelumnya sudah sempat terekam kamera pengawas atau CCTV di masjid tempatnya beraksi mencuri motor," ujarnya.

Lanjutnya, sebelum melaksanakan aksinya, tersangka sempat duduk di bengkel sekitar Masjid Al-Hidayah untuk mengamati lokasi sekitar.

"Tersangka AS terlebih dahulu menunggu hingga adzan Isya untuk mengamati beberapa warga yang pergi ke masjid tersebut," ujarnya.

Pada saat menunggu itulah, tersangka menemukan sebuah kunci di bengkel.

"Kunci itu lalu digunakan dalam aksinya," tambahnya.

Marak Kasus Pencurian di Bantul, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan di Masa Pandemi Covid-19

Pada saat melaksanakan aksinya, tersangka sempat melakukan dua kali percobaan hingga berhasil menghidupkan mesin dari motor spin secara paksa menggunakan kunci yang ditemukan di bengkel tadi.

Lanjut Kapolsek, AS diringkus jajaran Polsek Wates bersama tim Buser Polres Kulonprogo pada Senin (27/4/2020) di wilayah Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo.

Dari hasil penangkapan tersebut, diketahui bahwa AS ternyata tidak hanya melancarkan aksinya di Kapanewon Wates.

"Ternyata AS ini juga melakukan aksinya di wilayah Kapanewon Temon dan Pengasih," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved