Kulon Progo

Sejumlah Pengusaha Kuliner Manfaatkan Penjualan Daring di Tengah Pandemi Covid-19

Menurut keterangan salah satu pemilik coffee shop di Kulon Progo, Antonius Norman K, bisnis penjualan di kedai kopinya yakni Tombo Ngelih Coffee, menu

TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Pemilik coffee shop yang sedang menyiapkan pesanan melalui Penjualan daring 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pandemi Covid-19 saat ini berimbas ke hampir seluruh sektor perekonomian, Salah satunya yakni Bisnis kuliner.

Menurut keterangan salah satu pemilik coffee shop di Kulon Progo, Antonius Norman K, bisnis penjualan di kedai kopinya yakni Tombo Ngelih Coffee, menurun cukup drastis.

Menurut catatannya, omset Penjualan di awal merebaknya Pandemi Covid-19 bisa menurun lebih dari 50 persen.

"Banyak pelanggan yang enggan datang untuk membeli kopi," ujarnya Rabu (13/5/2020).

Berkurangnya pelanggan tersebut dikarenakan mereka takut untuk berkumpul diantara orang banyak ketika keluar rumah.

Pengunjung Nyaris Nol, Pelaku Bisnis Kotagede Andalkan Jualan Online

"Sebenarnya saat ini jumlah pengunjung Juga sudah dibatasi, maksimal cuma enam orang. Selain itu disini juga selalu disemprot Desinfektan, namun pengunjung masih tetap saja sedikit," tuturnya.

Namun Hal itu tidak membuatnya patah arah, dia mencoba melakukan penjualan secara daring melalui media social dan aplikasi pesan singkat WhatsApp.

"Dari penjualan secara daring itu, sekarang banyak yang pesan," ujarnya.

Setiap harinya, penjualan dan pengantaran kopi miliknya disesuaikan dengan penjadwalan per wilayah.

Halaman
12
Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved