Doa yang Dibaca Nabi Muhammad S.A.W Ketika Menyantap Hidangan Sahur

Berikut bacaan doa yang dibaca Nabi Muhammad S.A.W, ketika menyantap makanan sahur.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Mona Kriesdinar
timeoutdubai.com
Doa yang Dibaca Nabi Muhammad S.A.W Ketika Menyantap Hidangan Sahur 

TRIBUNJOGJA.COM - Memasuki pertengahan puasa Ramadhan, banyak aktifitas dan ibadah yang dilakukan umat muslim.

Sebelum adzan subuh tiba, umat muslim dianjurkan berdoa sebelum menyantap hidangan sahur.

Makan sahur merupakan sunnah yang dianjurkan Nabi Muhmmad S.A.W, yang memiliki beberapa keutamaan.

Bacaan Doa dan Tata Cara Salat Sunnah Menyambut Malam Lailatul Qadar

Nabi Muhammad S.A.W, menjelaskan makan ketika sahur itu penuh berkah. Ada sejumlah hadis yang menyebutkan keutamaan makan ketika sahur. Hadis tersebut diantaranya dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau berkata:

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam makanan sahur terdapat barakah” (Muttafaqun ‘alaih).

Bacaan Doa dan Tata Cara Ibadah Itikaf di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan

Berikut beberapa doa yang bisa dibaca ketika menyantap hidangan sahur, mengutip dari Tribun Pontianak :

Doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW saat menyantap hidangan sahur.

يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ

Yarhamullâhul mutasahhirîn.

Artinya, "Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur."

Mengutip dari nu.or.id, bacaan doa ini dibaca oleh Nabi Muhammad S.A.W, ketika menyantap makanan sahur.

Doa ini diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani. Pada hadits ini, Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa kurma adalah sebaik-baik hidangan sahur.

وروي عن السائب بن يزيد رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم نعم السحور التمر وقال يرحم الله المتسحرين

Artinya :

“Diriwayatkan oleh As-Saib bin Zaid RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Sebaik-baik hidangan sahur adalah kurma.” Rasulullah SAW lalu berdoa, ‘Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur,’” (HR At-Thabarani).

Berikut doa sebelum makan:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Alloohumma barik lanaa fiimaa razatanaa waqinaa 'adzaa bannar.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka"

Doa Setelah Makan

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

Alhamdu lillaahil ladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alnaa muslimiin.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan kami dan minuman kami, serta menjadikan kami sebagai orang-orang islam"

Setelah menikmati santap sahur, kamu yang melafazdkan niat puasa Ramadhan bisa melafadzkannya.

Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghadin an Adaai Fardhi Syahri Ramadhana Hazihi Sanati Lillahi Ta'ala

"Saya bermaksud berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Doa Berbuka Puasa

Adzan Magrib merupakan tanda untuk berbuka puasa bagi umat muslim. Berikut doa berbuka puasa:

Lafadz Pertama,

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih,"

Lafadz Kedua

Selain doa buka puasa di atas, ada satu pendapat lainnya tentang doa buka puasa yang berasal dari hadis Rasulullah SAW yaitu sebagai berikut,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.” (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).

(*)

(Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved