Lebaran 2020
Niat dan Tata Cara Sholat Ied di Rumah serta Aturan Khutbah
Ada imbauan shalat Id di rumah karena dalam situasi darurat COVID-19. Berikut tata cara shalat Id di rumah
TRIBUNJOGJA.COM - Tidak seperti tahun-tahun lalu, Lebaran 2020 kali ini agak berbeda, terutama dalam hal pelaksanaan dan tempat ibadah mengingat sedang dalam situasi wabah Virus Corona.
Masyarakat telah diimbau untuk melaksanakan shalat Id di rumah karena dalam situasi darurat COVID-19.
Nah, berikut ini niat dan tata cara salat Idulfitri atau salat id yang bisa dilaksanakan di rumah.
Di tengah pandemi virus corona yang terus memakan korban, salat Idulfitri bisa dilaksanakan di rumah.
Hal ini demi menghindari kegiatan yang sifatnya berkerumun dan menekan penyebaran corona.
Dikutip Tribun Jogja dari Kompas.com via Tribunnews, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah telah menerbitkan imbauan tentang pelaksanaan salat Id dalam situasi darurat Covid-19.
Imbauan itu tertuang dalam edaran Tausiah terbitan MUI Jawa Tengah Nomor 04/DP-P.XIII/T/V/2020.
Imbauan itu berisi anjuran bagi umat Islam untuk melaksanakan salat Idulfitri bersama keluarga di rumah.
Ketua MUI Jateng KH Ahmad Daroji menyebut jika berjemaah dengan keluarga, maka imam yang tidak hafal surat-surat panjang bisa melafalkan dengan ayat yang pendek sesuai kemampuan.
"Imam bisa menggunakan ayat pendek untuk memimpin shalat Ied. Jadi umat tidak perlu khawatir mengenai tata cara ibadah shalat Ied. Setiap kepala keluarga pasti bisa jadi imamnya," ungkap Daroji, Jumat (8/5/2020).
Daroji mengharapkan masyarakat khususnya di Jateng menaati anjuran dari MUI demi menekan penyebaran corona.
"Sebaiknya imbauan dari tausiyah yang kita terbitkan bisa dipatuhi agar penularan virus corona dapat dicegah. Lebih baik kita adakan shalat Ied di rumah daripada tidak merayakan Idul Fitri sama sekali," imbaunya.
Berikut tata cara salat Id:
1. Mengawali niat: Ushalli sunnatan li ‘Idul Fitri rak’ataini sunnatan lillahi ta’ala”
2. Memulai dengan takbiratul ihram (Allahuakbar)
3. Membaca doa iftitah
4. Takbir sebanyak tujuh kali sambil mengangkat tangan (takbir zawa-id/tambahan)
5. Di antara takbir zawa-id, ada anjuran untuk membaca: Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar. Allahummaghfirlii war hamnii
6. Membaca taawudz
7. Membaca Al Fatihah
8. Membaca surat lainnya
Dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disarankan surat Qaaf pada rakaat pertama dan surat Al Qamar pada rakaat kedua.
Atau surat Al A'laa pada rakaat pertama dan Al Ghosiyah untuk rakaat kedua.
9. Melanjutkan gerakan salat seperti biasanya (ruku, i'tidal, sujud, dan seterusnya)
10. Bertakbir sebanyak lima kali dengan bacaan seperti rakaat pertama
11. Membaca Al Fatihah diikuti surat
12. Melanjutkan gerakan salat hingga salam.
Pelaksanaan Khutbah Idul Fitri:
Khutbah Shalat Idul Fitri terdiri dari dua khutbah.
Khutbah Pertama:
a. Membaca takbir 9x
b. Membaca tahmid (alhamdulillah)
c. Membaca shalawat (Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad)
d. Ajakan bertaqwa kepada Allah SWT (ittaqullah)
e. Membaca ayat Al Qur’an (sebisanya)
Khutbah Kedua:
a. Membaca takbir 7x
b. Membaca tahmid (alhamdulillah)
c. Membaca shalawat (Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad)
d. Ajakan bertaqwa kepada Allah SWT (ittaqullah)
e. Membaca ayat Al-Quran (sebisanya)
f. Membaca doa untuk umat islam (sebisanya)
(*/ )
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tata Cara Sholat Ied di Rumah, dari Niat hingga Aturan Khutbah, https://www.tribunnews.com/ramadan/2020/05/12/tata-cara-sholat-ied-di-rumah-dari-niat-hingga-aturan-khutbah?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/niat-dan-tata-cara-sholat-ied-di-rumahserta-aturan-khutbah.jpg)