Apes, PSK di Jakarta Ini Dibayar Uang Palsu, Belanja ke Pasar Malah Harus Berurusan dengan Polisi

Apes, PSK di Jakarta Ini Dibayar Uang Palsu, Belanja ke Pasar Malah Harus Berurusan dengan Polisi

Editor: Hari Susmayanti
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Sudah jatuh tertimpa tangga.

Mungkin pepatah itulah yang paling tepat untuk menggambarkan nasib yang dialami oleh perempuan di Jakarta ini.

Wanita yang berprofesi sebagai PSK ini menjadi korban penipuan pelangganya.

Selesai melayani, dia dibayar dengan menggunakan uang palsu.

Tidak tahu kalau uang yang dibayarkan oleh pelangganya palsu, wanita itupun membelanjakannya ke Pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Apes, saat hendak belanja di pasar, ternyata uangnya palsu sehingga wanita malang ini harus berurusan dengan polisi.

Dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com, Kapolsek Tebet Kompol Imran Gultom saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2020) mengatakan wanita tersebut sebelumnya melayani pria hidung belang di Taman Lawang.

"Jadi dia ini seorang WTS, dia butuh duit jadi dia melayani orang di Taman Lawang, duitnya itu dia bawa ke pasar mau beli rice cooker, tahunya uang itu palsu," kata Imran.

Kronologi Kecelakaan Pesawat MAF di Papua, Jatuh di Danau Sentani Setelah 2 Menit Lepas Landas

Pasien Virus Corona Nomor Kasus 79 di Yogyakarta Belum Diketahui Sumber Penularannya

Karena juga menjadi korban pemberian uang palsu, wanita ini pun hanya diamankan namun tidak ditahan.

Dia hanya diperiksa terkait penggunaan uang palsu tersebut.

Kini kasus tersebut masih ditangani Polsek Tebet.

Peristiwa ini bermula dari viralnya video di media sosial yang menerangkan seorang wanita tertangkap tangan menggunakan uang palsu saat berbelanja di pasar Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Dalam video yang diungah akun Instagram @jakartainformasi tersebut terlihat wanita mengenakan jilbab warna ungu sedang digiring seorang pria mengenakan kaos ke dalam mobil polisi.

Menurut pengakuan wanita itu, dia mendapatkan uang tersebut dari seorang pria yang kini masih dicari tahu polisi.

Dia semula ingin membelanjakan uang tersebut sebesar Rp 100.000 untuk membeli alat penanak nasi.

"Mungkin karena dia butuh duit, uang tersebut dia pakai untuk beli magic-com (penanak nasi)," ucap Imran.

Walau tidak ditahan, kasus itu masih dalam penyelidikan Polsek Tebet. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Layani Pria Hidung Belang, WTS Ini Dibayar Dengan Uang Palsu

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved