Update Corona di DI Yogyakarta

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Gubernur DIY Sebut Lebih Banyak Rapid Test Massal Lebih Baik

Gubernur DIY mennyebutkan rapid test massal sudah seharusnya dilakukan.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 4 kabupaten/kota di DIY melaksanakan rapid test massal, baik yang digelar untuk tracing contact kasus positif maupun untuk warga umum.

Kabupaten/kota yang melaksanakan rapid test massal yakni Sleman, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, dan Bantul.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa rapid test massal ini sudah seharusnya dilakukan, mengingat terdapat 4 kluster yang ada di DIY dan trend jumlah pasien positif yang dari hari ke hari masih bertambah.

"Iya memang. Lebih banyak (dilakukan rapid test) lebih baik," ujarnya di Kepatihan, Selasa (12/5/2020).

Sebanyak 343 Pengunjung Supermarket Daftar Rapid Tes

COVID-19 di Yogya : Jumlah yang Sembuh Nyaris 9 Kali Lipat Lebih Banyak dari yang Meninggal

Raja Keraton Yogyakarta tersebut menyebut bahwa alasan untuk melakukan rapid test massal di wilayah dengan jumlah kasus positif yang tergolong tinggi di DIY adalah untuk mengantisipasi penularan ke generasi berikutnya secara cepat sehingga segera bisa memutus rantai penularan Covid-19.

"Ya kalau nanti positif kan terus ada pengobatan karena kan tanpa gejala jadi susah. Begitu rapid test kan akan kelihatan," ujarnya.

Disinggung mengenai penanganan lebih lanjut dan kesiapan rumah sakit untuk menampung jumlah warga yang menunjukkan hasil reaktif dalam rapid test massal tersebut, Sultan belum bersedia berkomentar.

"Baru mau rapat. Belum tahu. Nanti saja lah," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved