Politisi Prancis Ajukan UU Bercinta Pascapelonggaran Lockdown Akibat Wabah Virus Corona

Politisi Prancis Ajukan UU Bercinta Pascapelonggaran Lockdown Akibat Wabah Virus Corona

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
steemit.com
Ilustrasi Pasangan 

TRIBUNJOGJA.COM, PARIS - Kebijakan pemerintah Prancis melakukan lockdown untuk pencegahan virus corona memunculkan ide pengajuan UU Bercinta.

UU Bercinta ini diajukan oleh seorang anggota partai yang berkuasa di Pemerintahan Prancis.

Mireille Clapot anggota partai LREM menyatakan, alasan percintaan harus dimasukkan dalam daftar alasan yang diizinkan untuk para warga yang melakukan perjalanan lebih dari 100 km dari rumahnya, saat lockdown Perancis dilonggarkan pada Senin (11/5/2020).

UU ini diajukan lantaran selama lockdown Perancis yang diterapkan guna mengurangi penyebaran Covid-19, para pasangan kekasih hidup terpisah karena tidak bisa bertemu.

Akan tetapi proposal Clapot yang dia sebut sebagai "UU Bercinta" ini, ditolak dalam sidang undang-undang di parlemen Perancis pekan lalu.

"Aturan hukum telah membatasi kebebasan publik sedemikian rupa, sehingga sangat membatasi percintaan," ucap anggota parlemen, dengan alasan banyak pasangan telah berpisah sejak 17 Maret karena lockdown.

Dilansir dari The Independent Minggu (10/5/2020), Menteri Kesehatan Perancis Olivier Veran mengucapkan terima kasih pada Clapot atas pengajuan UU ini.

Namun ia mengatakan, pemerintah tidak ingin menambah pengecualian terhadap aturan dalam undang-undang.

Sekitar 50 anggota parlemen Perancis telah menyerukan pengecualian dalam UU, untuk memasukkan kunjungan menengok bayi yang baru lahir sebagai alasan yang dapat diterima untuk bepergian lebih dari 100 km.

Kasus Positif Virus Corona DKI Jakarta Tembus 5.190, Berikut Data Lengkap Sebaran di Indonesia

Antisipasi Virus Corona, Iran Tawarkan Pertukaran Tahanan dengan AS Tanpa Prasyarat

Mulai Senin (11/5/2020) warga Perancis tak lagi harus mengisi formulir untuk meninggalkan rumah mereka, untuk melakukan perjalanan di atas 100 km dair rumah.

Pertemuan hingga 10 orang juga diizinkan tanpa harus mengisi formulir seperti sebelumnya.

Di formulir, alasan-alasan yang diizinkan untuk bepergian jauh adalah dalam rangka bekerja atau karena keperluan keluarga.

UU ini juga akan memperpanjang keadaan darurat nasional hingga 23 Juli, dengan pembatasan baru akan ditinjau dalam 3 minggu selama tidak ada peningkatan luas dalam kasus baru Covid-19 di Perancis.

Aturan baru ini memperbolehkan toko-toko dibuka lagi, tetapi bagi orang-orang yang tiba di Perancis dari luar Uni Eropa, wilayah Schengen, dan Inggris, harus menjalani karantina.

Penduduk Negeri "Eiffel" juga diwajibkan memakai masker di transportasi umum.

Hingga Senin (11/5/2020) pagi WIB corona di Perancis total mencatatkan 176.970 kasus, dengan 26.380 korban meninggal dunia dan 56.217 pasien sembuh, menurut data dari Worldometers.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perancis Ajukan "UU Bercinta" bagi Para Pasangan Saat Longgarkan Lockdown

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved