Kulon Progo

Paroki Wates Tempa Alat Pertanian dan Pisau Dapur untuk Galang Dana Bangun Kevikepan Yogya Barat

Gereja Katolik Paroki Wates saat ini sedang gencar melakukan pembangunan gedung Pasturan dan Kevikepan Jogja Barat, antara lain menempa alat pertanian

Hand-out/Gereja Katolik Paroki Wates
Baja eks rel tambang yang diubah menjadi alat pertanian seperti arit/celurit, dan pisau dapur. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Gereja Katolik Santa Maria Bunda Penasihat Baik Paroki Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini sedang gencar melakukan pembangunan gedung Pasturan dan Kevikepan.

Romo Kepala Paroki Wates P Noegroho Agoeng Pr, Minggu (10/5/2020) menyampaikan adanya  pembangunan gedung baru tersebut. Sebab beberapa bangunan tua memang dibongkar.

Saat menggali fondasi bangunan, didapati material besi baja yakni eks rel kereta tambang yang digunakan sebagai besi cor pada pondasi bangunan.

Romo mengatakan baja bahan baku yang ditempa menjadi golok, pisau dan arit, merupakan  eks rel tambang bukan rel dari PT KAI.

Penyerapan Dana Desa Triwulan I 2020 di DIY Meningkat Hampir Dua Kali Lipat

"Dulu Kan di Kokap itu ada tambang mangan, nah dulu rel baja itu digunakan sebagai besi cor, beda dengan besi cor saat ini," Katanya.

Lanjutnya, itu sudah dikonfirmasi dan relnya juga berbeda, kecil-kecil bentuknya.

Setelah dibongkar dari bangunan yang lama, rel tersebut kondisinya sudah tidak lurus lagi.

"Dari situ muncul ide kreatif untuk memanfaatkan rel tambang tersebut, daripada cuma dikilokan," ujarnya.

Tak Ada Lagi Laporan Kasus Baru, Perdana Menteri Islandia Ungkapkan Cara Sukses Tangani Covid-19

Rel bekas tambang tersebut lalu digunakan sebagai bahan baku pembuatan alat pertanian.

Halaman
12
Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved