Breaking News:

Pandemi Corona Mulai Membaik, Uni Eropa Segera Genjot Sektor Pariwisata Melalui Voucher Perjalanan

Pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling parah terkena dampak dari pandemi virus corona di seluruh dunia. Meski begitu, Uni Eropa akan mulai

www.news18.com
Ilustrasi suasana lockdown di Prancis. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling parah terkena dampak dari pandemi virus corona di seluruh dunia.

Meski begitu, Uni Eropa akan mulai merelaksasi pembatasan di perbatasan negara sebagai upaya untuk meningkatkan kembali sektor wisata.

Relaksasi tersebut rencananya akan dilakukan minggu depan. Hal ini lantaran angka-angka pasien virus corona sudah mulai menurun.

Di Prancis misalnya, otoritas kesehatan dalam negeri mengatakan ada 80 kematian akibat virus corona dan angka tersebut menjadi yang terendah dalam 24 jam sejak awal April.

Seorang pria mengendarai sepedanya ketika melewati Santa Maria di Roma di alun-alun Trastevere pada 3 Mei 2020, selama penguncian negara itu bertujuan untuk mengekang penyebaran infeksi COVID-19, yang disebabkan oleh coronavirus novel. Orang Italia akan bebas untuk berjalan-jalan dan mengunjungi kerabat untuk pertama kalinya dalam sembilan minggu pada 4 Mei karena negara yang paling terpukul di Eropa itu memudahkan penguncian virus korona terpanjang di dunia. Empat juta orang akan kembali ke lokasi konstruksi dan pabrik mereka ketika negara yang hancur secara ekonomi dan emosional itu berusaha untuk kembali bekerja.
Seorang pria mengendarai sepedanya ketika melewati Santa Maria di Roma di alun-alun Trastevere pada 3 Mei 2020, selama penguncian negara itu bertujuan untuk mengekang penyebaran infeksi COVID-19, yang disebabkan oleh coronavirus novel. Orang Italia akan bebas untuk berjalan-jalan dan mengunjungi kerabat untuk pertama kalinya dalam sembilan minggu pada 4 Mei karena negara yang paling terpukul di Eropa itu memudahkan penguncian virus korona terpanjang di dunia. Empat juta orang akan kembali ke lokasi konstruksi dan pabrik mereka ketika negara yang hancur secara ekonomi dan emosional itu berusaha untuk kembali bekerja. (Vincenzo PINTO / AFP)

Spanyol, salah satu negara paling terdampak juga mulai merelaksasi lockdown di negaranya.

Masyarakat mulai diperbolehkan untuk bersosialisasi dengan syarat dan ketentuan khusus.

Jerman dan sejumlah anggota negara lain telah mendorong penangguhan peraturan Uni Eropa untuk memaksa maskapai penerbangan yang kehabisan uang dan industri perhotelan untuk menawarkan pengembalian uang penuh kepada konsumen yang membatalkan penerbangan atau penginapan.

Merespons hal tersebut, Komisi Eropa akan meminta para anggota agar menjamin voucher untuk membuat wisatawan tertarik. Pernyataan ini mengutip dari Reuters yang melihat dokumen strategi yang sudah dipublikasikan.

Inilah Tujuh Negara yang Telah Melewati Masa Puncak Wabah Covid-19

Update Corona 10 Mei: Amerika Serikat Tertinggi, Iran Masuk 10 Besar, Indonesia Urutan 37

“Untuk menyediakan insentif pada para penumpang dan pelancong agar mereka mau menerima voucher daripada pengembalian uang, voucher harus diproteksi dari keadaan bangkrut si badan penerbit dan tetap bisa dikembalikan di akhir masa valid jika tidak ditebus,” kata dokumen tersebut.

“Perlindungan insolvensi perlu dipastikan di tingkat nasional dan voucher yang diamankan harus dapat diakses oleh semua penumpang dan pelancong,” bebernya lagi.

Halaman
123
Penulis: Bunga Kartikasari
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved