Ramadhan 2020
Bacaan Doa Malam Nuzulul Quran Ramadhan 1441 H yang Jatuh Pada 9 Mei 2020
Berikut bacaan doa pendek menyambut malam Nuzulul Quran yang Jatuh Pada 9 Mei 2020, serta penjelasan malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
TRIBUNJOGJA.COM - Malam Nuzulul Quran akan jatuh pada Sabtu 9 Mei 2020 malam. Nuzulul Quran diperingati setiap malam 17 Ramadhan, sementara itu malam Lailatul Qadar jatuh pada sepertiga malam yang terakhir bulan Ramadhan.
Nuzulul Quran merupakan malam turunnya Al Quran ke bumi pertama kalinya. Al Quran diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia.
Berikut bacaan doa malam Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadan :
Allahummagfir Lii Wa Liwaalidayya Arhamhumaa Kamaa Robbayaanii Shoghiiroo.
Artinya :
Ya Allah ! Ampunilah aku dan kedua orangtuaku dan kasihanilah keduanya sebagaimana mereka nmendidikku semenjak kecil.
Bacaan doa Nuzulul Quran dibaca ketika memperingati atau menjalani malam Nuzulul Quran.
Do'a di atas mempunyai maksud untuk memohon dan meminta ampunan kepada Allah SWT atas semua kesalahan (dosa) diri kita sendiri maupun kedua orangtua kita.
Do'a lainnya:
Allahumma Innaka 'aufuwwun Tuhibbul 'Afwa fa'fu'anni.
Artinya:
Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku.
Nuzulul Quran merupakan malam turunnya Al Quran ke bumi pertama kali. Al Quran diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia.
Allah SWT menurunkan surat pertama kali Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Surat tersebut adalah surat Al-‘Alaq Ayat 1-5 pada malam Lailatul Qadar.
Dalam riwayat disebutkan, Ibnu Abbas RA menjelaskan bahwa Al-Qur’an yang diturunkan pada Lailatul Qadar keseluruhnya, baru kemudian secara berangsur diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. (HR. Ath-Thabrani).
• Amalan Dan Doa Malam Nuzulul Quran yang Jatuh Pada 17 Ramadhan 1441 Hijriah
Mengutip dari nu.or.id, dalam surat ini Allah S.W.T berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)
Artinya :
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr: 1-5).
Dalam surat Al Qadr ayat 1 sampai 5 menjelaskan Allah S.W.T menurunkan Al Qur’an pada malam Lailatul Qadar.
• 10 Waktu Paling Mustajab untuk Berdoa Selama Bulan Ramadan
Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh berkah, lebih baik daripada 1.000 bulan.
Mengutip dari muslim.or.id, malam yang diberkahi disebutkan dalam ayat yang lain :
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ
Artinya :
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi” (QS. Ad Dukhon: 3).
Malam yang diberkahi yang dimaksud di sini adalah Lailatul Qadar. Malam Lailatur Qadar berada di bulan Ramadhan. Karena Al Qur’an itu diturunkan di bulan Ramadhan seperti disebut dalam ayat,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ
Artinya :
“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran ” (QS. Al Baqarah: 185).
Dari riwayat dari Ibnu ‘Abbas, menjelaskan malam Nuzulul Qur’an, merupakan permulaan turunnya Al Qur’an dibumi. Ibnu ‘Abbas berkata,
أنزل الله القرآن جملة واحدة من اللوح المحفوظ إلى بيت العِزّة من السماء الدنيا، ثم نزل مفصلا بحسب الوقائع في ثلاث وعشرين سنة على رسول الله صلى الله عليه وسلم
Artinya :
“Al Qur’an secara keseluruhan diturunkan dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah di langit dunia. Lalu diturunkan berangsur-angsur kepada Rasul -shallallahu ‘alaihi wa sallam- sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam jangka waktu 23 tahun.” (HR. Thobari, An Nasai dalam Sunanul Kubro, Al Hakim dalam Mustadroknya, Al Baihaqi dalam Dalailun Nubuwwah. Hadits ini dishahihkan oleh Al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Ibnu Hajar pun menyetujui sebagaimana dalam Al Fath, 4: 9).
Menyambut malam Nuzulul Quran, umat muslim dianjurkan mengaji di masjid dan membagi satu jus per orang untuk membaca Al Quran.
Ada beberapa cara mengisi malam Nuzulul Quran. Pertama istiqomah membaca Al Quran, minimal harus khatam satu kali selama bulan ramadhan.
Kedua, harus memperbanyak i'tikaf. Selama i'tikaf bacalah Al Quran atau dzikir lainnya. Terakhir perbanyaklah shalat malam dan doa.
(Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bacaan-doa-malam-nuzulul-quran-yang-jatuh-pada-9-mei-2020.jpg)