Sleman

Bupati Sleman Lantik PNS Melalui Teleconference

Pelaksanaan pelantikan secara teleconference tersebut dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 dan juga adanya izin dari Menpan RB.

istimewa
Bupati Sleman, Sri Purnomo melantik dan mengambil sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui teleconference Rabu (6/5/2020) kemarin 

TRIBUNJOGJA.COM - Bupati Sleman, Sri Purnomo melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui teleconference di Aula lantai lantai 3 Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Rabu (6/5/2020) kemarin.

Pelantikan dan pengambilan sumpah secara simbolis kepada tiga orang PNS.

Sedangkan peserta pelatikan lainnya terhubung melalui aplikasi video teleconference yang tersebar di 100 titik di wilayah Kabupaten Sleman.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Priyo Handoyo menjelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan secara teleconference tersebut dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 dan juga adanya izin dari Menpan RB untuk melaksanakan pelantikan melalui teleconference.

Cegah Virus Corona, PNS Baru di Pemkab Magelang Dilantik Secara Online

Pelantikan melalui teleconference ini sesuai Surat Edaran BKN No. 10/SE/IV/2020 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah atau Janji PNS atau Sumpah,Janji Jabatan melalui media Teleconference pada masa status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Virus Corona.

"Pelaksanaan pelantikan ini memang melihat kondisi kita saat ini, adanya wabah Covid 19. Selain itu juga sudah ada surat dari Menpan yaitu memperbolehkan pelantikan PNS melalui teleconference," jelasnya.

Dalam pelantikan ini, terdapat 625 orang yang terdiri dari CPNS formasi tahun 2018 berjumlah 593 orang, lulusan IPDN berjumlah 6 orang dan Bidan pegawai tidak tetap (PTT) sebanyak 32 orang.

Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo berharap pelantikan yang dilakukan secara daring ini tidak mengurangi kekhidmatan dan makna yang terkandung dalam prosesi pengambilan sumpah.

UPDATE Terkini Virus Corona di Indonesia Kamis 7 Mei 2020: Kasus Positif 12.776, Pasien Sembuh 2.381

   
Bupati menekankan bahwa perubahan status PNS juga lekat dengan tanggung jawab moral.

Berbeda dengan profesi lain, PNS tidak berhenti bekerja hanya di jam kantor, sebab pengawasan terhadap pegawai tidak hanya saat berada di institusi namun juga pengawasan oleh masyarakat dakam berbagai aktivitas kehidupan bermasyarakat.

"Maka dari itu, penting untuk bekerja penuh dedikasi, mencapai prestasi dan loyal pada profesi serta tidak tercela dalam berperilaku. Integritas pegawai merupakan best practice di semua lini pembangunan dalam mewujudkan reformasi birokrasi," ujarnya.  

Sri Purnomo juga menyoroti kondisi saat ini yaitu adanya wabah Covid 19 dimana seluruh PNS yang diambil sumpahnya dapat memberikan upaya terbaiknya dalam bagi Sleman khususnya pada masa pandemi Covid 19 yang menuntut  untuk bergerak lebih cepat dan responsif. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved