GD Big Bang Artis Korsel Pertama yang Boleh Jadi Bintang Iklan di China Setelah Kasus THAAD

Kabar gembira datang dari G-Dragon. Pentolan dari grup Big Bang itu menjadi selebriti Korea Selatan pertama yang menandatangani kesepakatan iklan di

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
YG Entertainment
GD Big Bang Jadi Artis Korea Selatan Pertama yang Boleh Beriklan di China setelah Kasus THAAD 

TRIBUNJOGJA.COM, SEOUL - Kabar gembira datang dari G-Dragon. Pentolan dari grup Big Bang itu menjadi selebriti Korea Selatan pertama yang menandatangani kesepakatan iklan di China.

Diketahui, sejak tahun 2016, China sendiri melarang adanya artis-artis Hallyu untuk tampil di iklan di negeri tersebut.

Tak Ikuti 'Kebijakan Satu Tiongkok', Lay EXO Putuskan Kontrak
Tak Ikuti 'Kebijakan Satu Tiongkok', Lay EXO Putuskan Kontrak (star.hankookilbo.com)

Menurut agensi yang menaungi GD, YG Entertainment, mereka menandatangani kesepakatan dengan perusahaan air kemasan, Nongfu Spring Co dan akan ditampilkan dalam materi promosi untuk merek minuman teh baru perusahaan, Chapai.

Pemasaran media online dan sosial telah dimulai sementara iklan papan iklan yang menampilkan G-Dragon juga dipajang di seluruh China.

G-Dragon menjadi selebriti Korea Selatan pertama yang mengamankan kesepakatan dukungan perusahaan di China menyusul kejatuhan pertukaran budaya bilateral di tengah protes Beijing atas penerapan sistem pertahanan rudal AS, yang biasa disebut THAAD, pada pertengahan 2016.

Beijing telah mengambil langkah pembalasan terhadap perusahaan dan produk Korea di berbagai bidang, termasuk larangan total impor budaya Korea.

G-Dragon luncurkan Sepatu Nike Air Force 1
G-Dragon luncurkan Sepatu Nike Air Force 1 (instagram.com/xxxibgdrgn)

Korea Selatan Terapkan Cara Baru Agar Siswa Bisa Belajar di Sekolah Lagi

"Big Bang menikmati kesuksesan di China bahkan sebelum mereka vakum untuk wajib militer," kata YG dalam sebuah pernyataan.

Pada tahun 2016, Korea Selatan menempatkan Terminal HIgh Altitude Area Defense (THAAD) di daerah Wonsan untuk menjaga daerahnya dihantam nuklir oleh Korea Utara.

THAAD sendiri adalah alat pencegah nuklir milik Amerika Serikat.

Mengetahui hal itu, China merasa keberatan karena China menilai THAAD akan digunakan Amerika untuk menyerang dirinya.

China melakukan aksi balasan dengan menghukum Korea Selatan.

Bentuk hukuman China ke Korea Selatan di antaranya dengan menutup 85 toko milik perital raksasa Lotte dan melemahkan pasar penjualan Hyundai motor hingga 44 persen.

Rekomendasi 6 Drama Korea (Drakor) Paling Romantis Selain Crash Landing on You

BIGBANG akan tampil di Coachella 2020. Ini merupakan penampilan pertama grup asuhan YG Entertainment selama meraka hiatus menjalankan tugas negara. Pada kali ini juga mereka akan tampil tanpa Seungri.
BIGBANG akan tampil di Coachella 2020. Ini merupakan penampilan pertama grup asuhan YG Entertainment selama meraka hiatus menjalankan tugas negara. Pada kali ini juga mereka akan tampil tanpa Seungri. (YG Entertainment)

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Geng Shuang mengatakan pengembangan THAAD sangat meremehkan kepentingan strategi keamanan Cina.

"Ini tidak memberikan bantuan apapun untuk mencapai denuklirisasi untuk perdamaian dan stabilitas di semenanjung dan kawasan. Cina akan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengamankan kepentingan kami," kata Shuang seperti dikutip dari Channel News Asia.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved