Didi Kempot Meninggal

Perjalanan Didi Kempot : Lahir dari Keluarga Seniman, Jadi Pengamen Jalanan hingga di Puncak Karir

Musisi berjuluk The Godfather of Broken Heart ini tutup usia disebut mengalami henti jantung di rumah sakit.

Tayang:
Editor: Muhammad Fatoni
kompas.com
Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart 

TRIBUNJOGJA.COM - Penyanyi campur sari asal Solo, Didi Kempot, meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) pagi ini.

Didi Kempot menghembuskan napas terakhir di RS Kasih Ibu Solo, Selasa pagi, sekitar pukul 07.45 WIB.

Musisi berjuluk The Godfather of Broken Heart ini tutup usia disebut mengalami henti jantung di rumah sakit.

Didi Kempot menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan selama 20 menit di Rumah Sakit Kasih Ibu Kota Solo.

Sebelum Meninggal Dunia, Didi Kempot Siapkan Kolaborasi Bareng Yuni Shara di Lagu Kapusan Janji

Duka Cita Presiden Jokowi atas Meninggalnya Didi Kempot: Selamat Jalan The Godfather of Broken Heart

Kepergian Didi Kempot yang terbilang sangat mendadak inipun mengejutkan banyak pihak.

Tak hanya pihak keluarga, rasa kehilangan juga dirasakan oleh para 'sobat ambyar', rekan seniman, musisi, kalangan artis, hingga pejabat negara, termasuk presiden Joko Widodo. 

Didi Kempot meninggal dalam usia 53 tahun.

Dia lahir di Surakarta pada 31 Desember 1966.

Didi Kempot
Didi Kempot (Tribunnews)

Penulis lagu lagu ambyar ini lahir dari keluarga seniman.

Sang ayah Ranto Edi Gudel merupakan pemain ketropak dan sang ibu, Umiyati Siti Nurjanah adalah penyanyi tradisional.

Sedangkan sang kakak, Mamiek Prakoso adalah pelawak.

Dirinya tidak menamatkan bangku SMA karena ingat perkataan sang ayah, yang mengatakan jika seniman tidak memerlukan sekolah tinggi.

Jadi Pengamen Jalanan

Sebelum menjadi penyanyi, ia pernah menjadi pengamen jalanan di Jakarta dan memiliki grup bernama 'Kempot".

Kempot sendiri merupakan singkatan 'Kelompok Penyanyi Trotoar.'

Pada tahun 1984 ia merantau dan mengamen ke Jakarta bersama teman-temannya.

Ia mengamen sejak duduk di bangku kelas 3 SMP.

Permintaan Didi Kempot ke Erix Soekamti Sebelum Meninggal Dunia, Garap Musik Bareng Djaduk Ferianto

Duka Mendalam Ayub Antoh, Eks PSIM Yogyakarta yang Viral Nyanyikan Lagu Didi Kempot

Dia kemudian dilirik seorang produser dan akhirnya masuk dapur rekaman.

Ia menciptakan lagu Cidro yang meledak di pasaran, bahkan sampai Eropa.

Karena pada waktu itu ada yang memutar lagu tersebut di salah satu stasiun radio Belanda. 

Didi Kempot
Didi Kempot (kompas.com)

Lagu Cidro membuat Didi diundang menyanyi ke luar negeri.

Nama Didi Kempot menjadi lebih dikenal khalayak melalui lagu tersebut.

Deretan Album dan Lagu Hits

Dilansir dari Tribun Network, Didi Kempot sudah banyak merilis album.

Album perdana Didi Kempot juga bertajuk 'Stasiun Balapan' yang dirilis pada tahun 1999.

Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Plong'.

Tak berhenti berkarya, Didi Kempot terus mengeluarkan album dengan lagu campursari yang khas.

Pada tahun 2001, Didi Kempot merilis album berjudul 'ketaman Asmoro'. Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Pokoe Melu'.

Penampilan Didi Kempot menghibur para
Penampilan Didi Kempot menghibur para "Sobat Ambyar" saat momen ulang tahun Sleman City Hall (SCH) di Kamala Grand BallroomSCH, Sleman, Senin (28/10/2019) malam (IST)

Album yang dikeluarkan Didi Kempot terus mendapatkan respon positif masyarakat Indonesia.

Dalam album 'Cucak Rowo' pada tahun 2003, lagu yang dibawakan Didi Kempot menjadi populer.

Di tahun berikutnya, Didi Kempot kembali merilis album 'Jambu Alas' bersama Nunung Alvi pada tahun 2004.

Di tahun 2005, Didi Kempot merilis album berjudul 'Ono Opo'.

Lagu 'Stasiun Balapan' meceritakan sebuah nama stasiun yang ada di Solo.

Didi Kempot Tutup Usia, Detik-detik Akhir Sebelum Meninggal hingga Keinginan yang Belum Terlaksana

Butet Kartaredjasa Speechless Dengar Didi Kempot Meninggal

Didi Kempot menciptakan lagu tersebut ketika dirinya mengamen di Solo.

Pada saat itu Didi Kempot terinspirasi dari penumpang yang ada di stasiun tersebut.

Didi Kempot meninggal saat berada di atas puncak popularitasnya. Nama Didi Kempot kembali naik setelah meredup beberapa tahun.

Lagu ambyarnya banyak diminati kaum milineal. Fans Didi Kempot pun memiliki sebutan dengan Sobat Ambyar.

Didi Kempot kemudian mendapat gelar Lord Didi.

Konsernya yang bertajuk Ambyar pun tidak pernah sepi. Bahkan jadwal konser tournya harus tertunda akibat Corona.

Selain Cidro, lagunya yang banyak diminati oleh kaum milenial adalah lagu Pamer Bojo, Banyu Langit, Layang Kangen, Kalung Emas, Sewu Kuto, Tanjung Mas Ninggal Janji dan banyak lagu lainnya.

Didi Kempot meninggalkan seorang istri bernama Yan Vellia yang merupakan penyanyi dangdut asal Semarang.

(Tribunjateng/Lex)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Perjalanan Karier Didi Kempot , Berawal Dari Ngamen Hingga Keliling Eropa

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved