Gaya Klasik Scrambler Suzuki Inazuma ala Djoened Garage

Penerapan gaya modifikasi Japan Style berbasis motor sport masih menjadi pilihan favorit penggemar motor kustom di tanah air.

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Hari Susmayanti
Dok pribadi
Penampakan Suzuki Inazuma bergaya classic scrambler garapan bengkel kustom Djoened Garage 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penerapan gaya modifikasi Japan Style berbasis motor sport masih menjadi pilihan favorit penggemar motor kustom di tanah air.

Gaya modifikasi scrambler menjadi salah satunya. Bengkel kustom Djoened Garage menerapkan gaya ini pada motor sport pabrikan Suzuki.

Motor sport Suzuki Inazuma disulap oleh bengkel kustom yang berada di bilangan Jalan Kaliurang Yogyakarta ini sehingga memiliki tampilan ala motor scrambler.

Penampilan motor pabrikan 2013 ini jelas berbeda jauh dari kesan motor sport.

Djoened Garage mengubah seluruh bodi dan nyaris hanya menyisakan bagian mesin berkapasitas 250 CC saja yang masih utuh.

Ishar pemilik bengkel kustom Djoened Garage menuturkan, gaya modifikasi yang diterapkan pada motor Suzuki Inazuma ini lebih tepat disebut dengan gaya scrambler klasik.

Hal ini memang beralasan bila melihat tampilan yang ditonjolkan pada motor ini yang langsung menunjukkan kesan klasik.

Warna krom mendominasi part yang dipasang di motor ini. Mulai dari warna knalpot, selebor, blok mesin, velg, jeruji hingga standar samping.

Selain itu kesan klasik juga sangat kuat ditampilkan pada keseluruhan motor.

Farid Stevy, 120 Hours in Distance Festival Online Pertama Dalam Masa Pandemi

Bila rata-rata penerapan gaya scrambler mengambil jalur warna gelap dengan part yang terkesan lebih modern, berbeda dengan motor ini.

Warna tangki merah, dengan bentuk headlamp bulat berkanopi, velg berjeruji memberi kesan klasik yang sangat kuat.

"Untuk jok juga dipilih yang bisa menguatkan karakter klasik dari motor ini. Joknya handmade, memakai kain jok milik Yamaha RX King," kata Ishar.

Hampir 70 persen bagian motor bergaya scrambler klasik besutan Djoened Garage ini adalah handmade alias kustom.

Rahasia tampilan klasik yang sukses ditampilkan motor ini terletak pada finishing akhir yang menggunakan detil poles alumunium.

Sementara itu, pemilihan knalpot bercorong ganda dengan desain futuristik yang dipasang di bagian kanan sejajar mesin membuat tampilan motor ini bertambah gahar.

Bila dilihat secara keseluruhan, motor bergaya scrambler klasik ini nampak kokoh.

"Salah satu yang membuat motor ini gagah adalah mesin yang padat. Jadi dimensi motor dengan mesin memiliki perbandingan volume yang sesuai sehingga kesan berisi dan padat membuat motor ini terlihat begitu bertenaga," ungkap Ishar.

Tak hanya bagian part besar yang mejadikqn motor ini tampil klasik dan kokoh.

Footstep, pedal transmisi, pedal rem semua dikustom oleh Djoened Garage. Detil-detil inilah yang membuat sebuah motor kustom mendapatkan tampilan yang keren.

Sementara itu, ciri utama gaya modifikasi Scrambler salah satunya memiliki ground clearence yang tinggi.

Fungsi ground clearance tinggi ini adalah untuk menjaga agar saat berkendara dengan medan terjal dan berbatu terhindar dari antukkan.

Untuk itu pada motor ini tak lupa disematkan sebuah cover mesin pada bagian bawah agar terlindung dari bebatuan saat melaju di rute non aspal.

Pemilihan ban tapak lebar dengan motif kotak besar atau biasa disebut ban tahu menjadikan motor ini tambah gagah.

Gaya scrambler pada motor ini tak melupakan ciri khas lainnya dari modifikasi bergaya scrambler, yakni pada stang yang mirip dengan stang motor trail.

Lagu Frasa Klausa Divisualkan Setelah 8 Tahun Mati Suri

Motor Sport Touring

Sejak dirilis di tanah air pada tahun 2012 silam. Suzuki Inazuma bermesin 250 CC ini didesain sebagai motor sport touring.

Motor ini rupanya memang membidik segmen mapan yang membutuhkan tunggangan bergaya sport dengan tampilan motor gede.

Di Jepang, motor ini dirilis dengan nama Suzuki GSR250. Sementara itu di China motor ini disebut dengan Suzuki GW250.

Di pasar otomotif tanah air, Keberadaan Suzuki Inazuma 250 ini bersaing dengan dengan Kawasaki Ninja 250R dan Honda CBR250R.

Salah satu keunggulan motor ini adalah pemakaian double knalpot muffler menggunakan bahan bakar krom yang dapat menyaring emisi lebih baik serta lebih ramah lingkungan.

Selain itu, tampilan stylish motor sport ini juga didukung penggunaan speedometer model analog dan digital.

Sedangkan suspensinya memakai tipe teleskopik yang membuat motor ini semakin nyaman walaupun melewati jalan yang bebatuan.

Soal performa saat melaju, dengan kapasitas mesin silinder 248cc dengan 4 tak, ditambah pendingin cairan SOHC, membuat motor ini memiliki kinerja yang maksimal sebagai motor sport touring yang memang membutuhkan daya tahan dan juga akselerasi yang baik. (Tribunjogja/Yudha Kristiawan)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved