Update Corona di DI Yogyakarta

Badan Anggaran DPRD Kota Yogyakarta : Penanganan COVID-19 Harus Bersama-sama

Realokasi anggaran hidran kampung oleh Dinas Kebakaran untuk penanganan COVID-19 mendapat dukungan positif dari anggota Banggar DPRD Kota Yogyakarta.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Realokasi anggaran hidran kampung oleh Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta untuk penanganan COVID-19 di Kota Yogyakarta mendapat dukungan positif dari anggota Badan Anggaran DPRD Kota Yogyakarta, Krisnadi Setyawan. 

Ia mengatakan tidak hanya Dinas Kebakaran saja yang melakukan realokasi anggaran, tetapi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta

"Tidak hanya Damkar saja, semua OPD Pemkot tidak punya anggaran belanja modal. Semuanya dianggarkan untuk dana tak terduga," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Minggu (03/05/2020).

Gelontorkan Rp 2,4 Miliar, Pemkot Yogyakarta Pastikan APD Cukup Hingga Mei

Ia melanjutkan saat ini penanganan COVID-19 sangat mendesak.

Bukan berarti kegiatan lain tidak menjadi prioritas. 

"Memang saat ini penanganan COVID-19 lebih mendesak. Maka anggaran kegiatan yang sifatnya penunjang direalokasikan. Kondisi seperti ini pun tidak hanya terjadi di Pemkot Yogyakarta saja," lanjutnya yang merupakan anggota komisi D DPRD Kota Yogyakarta.

Ia berharap realokasi anggaran sesuai dengan masa tanggap darurat COVID-19 saja, yaitu 29 Mei.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 Gunungkidul 3 Mei 2020, Total Positif Capai 14 Kasus

Dengan demikian anggaran yang tidak terpakai untuk COVID-19 bisa digunakan kembali untuk kegiatan-kegiatan yang sebelumnya tertunda.

Namun jika masa tanggap darurat diperpanjang, maka kebijakan saat ini akan ditinjau kembali.

"Harapannya COVID-19 segera selesai, sampai masa darurat 29 Mei. Tetapi kalau misal lebih, pasti ada kebijakan lain, tentunya bertahap. Anggaran untuk penanganan COVID-19 tidak sedikit, ini harus dipikirkan bersama-sama," tutupnya.  (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved