Pendidikan

Pembelian Pulsa untuk Siswa dan Guru Dapat Dilakukan Melalui SIPlah

Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta masih mendalami petunjuk teknis pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembelajaran daring.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM. YOGYA - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta masih mendalami petunjuk teknis pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembelajaran daring. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mengatakan dana BOS merupakan dana yang digelontorkan oleh pusat dan langsung diterima oleh sekolah masing-masing.

Terkait pemanfaatan dana BOS untuk membeli pulsa, ia menyerahkan keputusan kepada sekolah masing-masing. 

Disdikpora Gunungkidul Resmi Alihkan Dana BOS Jadi Subsidi Pulsa

"Yang mengelola sekolah langsung. Kami masih mencermati juknisnya. Memang dana BOS itu boleh untuk membeli pulsa baik untuk siswa maupun guru," katanya, Kamis (30/04/2020).

Meski menyerahkan kebijakan pada sekolah masing-masing, ia meminta sekolah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan siswa. 

"Sejauh ini belum ada (nominal pulsa yang diberikan). Ya tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa to. Perlu disesuikan juga dengan kemapuan sekolah. Bisa saja diprioritaskan untuk siswa yang kurang mampu," sambungnya.

Ia menerangkan untuk pembelian pulsa, sekolah bisa mengakses melalui market place yang dikelola Kementerian Pendidikan, yaitu SIPLah (Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah). 

Guru di Kota Yogya Bakal Dapat Bantuan Pulsa untuk Belajar Daring

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 15 Kota Yogyakarta, Siti Arina Budiastuti mengatakan dana BOS nantinya akan diberikan kepada pendidik dan seluruh siswa.

Untuk pendidik akan diberikan pulsa sebesar Rp100.000, sementara peserta didik akan mendapat pulsa sebesar Rp50.000.

"Siswa kami berikan semua, untuk kelas VII dan VIII, jumlah sekitar 680an,"ujarnya. 

Sekolah akan memberikan bantuan pulsa selama dua bulan, yaitu Mei dan Juni. 

"Kami harus mengubah  RKAS  melalui aplikasi ARKAS dahulu, setelah itu baru bisa digunakan dana tersebut untuk pembelian pulsa melaui aplikasi SIPLah," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved