Yogyakarta

Pembayaran Pembebasan Lahan Tol Yogya-Solo Terancam Tertunda

Proses pembebasan lahan pembangunan tol Yogya-Solo-Bawen masih menuai kendala.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Proses pembebasan lahan pembangunan tol Yogya-Solo-Bawen masih menuai kendala.

Jika melihat skema awal tahapan, April kali ini pembebasan lahan tahap II harus sudah selesai.

Setelah tahapan pembebasan lahan dan konsultasi publik kepada warga terdampak usai, Mei hingga Agustus merupakan waktu yang dijadwalkan untuk dilakukan pembayaran bagi warga di 41 desa yang terdampak pada jalur Jogja-Solo.

Namun, perkiraan itu pun meleset.

Hal itu diakui Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Krido Suprayitno.

3 Bulan Jalan di Tempat, Pengerjaan Konstruksi Tol Yogya-Solo Tertunda Tahun Depan

Ia mengatakan, progres tahapan yang sudah dijadwalkan itu pun jalan di tempat.

"Progressnya masih jalan di tempat. Harus menunggu semua kondusif. Semua jadwal harus ditata ulang," katanya, saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (27/4/2020).

Ia menjelaskan, perubahan jadwal yang telah disusun itu karena adanya pandemi Covid-19.

Menurutnya, beberapa upaya perubahan konsultasi publik melalui virtual pun sudah dilakukan.

Namun, itu tidak berjalan optimal.

Jika sesuai target, bulan April kali ini lahan di 41 desa yang terdampak sudah harus selesai di tahap II. 

Kemudian berlanjut dengan pembayaran yang direncanakan Mei-Agustus dengan total anggaran mencapai Rp 4 trilyun dari Pemerintah Pusat.

Setelah itu, lanjut Krido, tim Satker PJBH Kementerian PUPR sudah bisa memulai pengerjaan konstruksi di tahap II.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved