Breaking News:

Santap Sahur Dianjurkan Dilaksanakan Oleh Setiap Muslim yang Berpuasa Ramadhan, Ini Penjelasannya

Santap Sahur Dianjurkan Dilaksanakan Oleh Setiap Muslim yang Berpuasa Ramadhan, Ini Penjelasannya

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Hari Susmayanti
net
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Santap sahur menjadi aktifitas rutin bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1441 hijriah.

Namun tak jarang ada juga warga yang tidak santap sahur karena bangun telat sehingga sudah memasuki waktu ismyak.

Tentunya tidak santap sahur tak menghalangi umat muslim untuk tetap menjalankan ibadah puasa.

Dosen Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Achmad Dahlan mengatakan Rasulullah menekankan agar orang yang berpuasa itu sebaiknya sahur karena di dalam sahur terdapat suatu keberkahan.

Oleh karena itu, sahur termasuk ke dalam salah satu Sunnah puasa.

Artinya dianjurkan untuk dilaksanakan dan mendapatkan pahala jika melaksanakannya.

Hal ini terdapat pada Dalil Sabda Rasul yang berbunyi: "bersahurlah, sesungguhnya dalam sahur itu ada keberkahan".

BACAAN Niat, Tata Cara Salat Tarawih dan Witir Hari Kedua Puasa Ramadhan 1441 H

Jadwal Buka Puasa Seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur Sabtu 25 April 2020, Cek di Bawah Ini

Dari Aisyah, ia berkata: suatu hari Rasulullah datang ke rumahku dan bertanya: apakah engkau punya sesuatu (untuk dimakan) ? Aku berkata: aku tidak punya apa-apa. Maka Rasulullah bersabda: Kalau begitu aku berpuasa...(Hr. An Nasai).

"Dari hadis di atas menunjukkan Rasulullah tidak sahur karena tidak ada apa-apa untuk dimakan pada hari itu, maka Rasulullah berpuasa. Jadi Rasulullah menjalankan puasa tanpa sahur," terangnya.

Sementara, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan menjalankan puasa tanpa sahur tetap sah dilakukan.

Namun Nabi menganjurkan sahur sebagai keberkahan sebagaimana hadis yang artinya: "Dari Abu Sa'id Al-Khudri RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, " Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka dari itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun Allah dan Malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur," (HR Ahmad). 

"Dari hadis tersebut, sahur merupakan Sunnah yang baik dan sehat, dilaksanakan dapat pahala sedangkan tidak dilaksanakan tidak berdosa," pungkasnya. (Tribunjogja/Sri Cahyani Putri Purwaningsih)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved