Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Disdikpora DIY Minta Sekolah Larang Siswa Konvoi Saat Perayaan Kelulusan

Sekolah dilarang untuk mengadakan acara seremonial wisuda, perpisahan dan kegiatan lain yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak.

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ist
Logo Pemda DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengumuman kelulusan tingkat SMA/SMK/SLB di DIY akan diumumkan pada 2 Mei 2020 secara online.

Disdikpora DIY meminta sekolah untuk melarang siswa melaksanakan perayaan kelulusan dengan cara konvoi sepeda motor dan kegiatan lain yang melibatkan orang dalam jumlah banyak.

"Kita imbau sekolah melarang siswanya itu melakukan perayaan kelulusan dengan melakukan konvoi segala macam. Itu sudah kita sampaikan juga," ujar Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Disdikpora DIY, Didik Wardaya, Sabtu (25/4/2020).

Selama masa tanggap darurat bencana COVID-19, sekolah dilarang untuk mengadakan acara seremonial wisuda, perpisahan dan kegiatan lain yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak.

Pengumuman Kelulusan Tingkat SMA/SMK Diumumkan Secara Online pada 2 Mei

"Tidak ada ceremonial, wisuda, perpisahan, penyerahan kembali anak kepada orangtua itu tidak ada, jadi konteksnya tidak ada pertemuan langsung yang melibatkan orang banyak," jelasnya.

Terpisah, siswa SMAN 8 Yogyakarta Alfian Muhammad Fadhillah Hidayat mengatakan dirinya mendukung adanya kebijakan Disdikpora DIY yang melarang siswa melakukan konvoi sepeda motor atau kegiatan lain yang melibatkan orang dalam jumlah banyak pada saat perayaan kelulusan

"Saya sangat mendukung kebijakan tersebut mengingat Covid-19 menyebarnya memang cepat sekali dan physical distancing memang benar-benar perlu diterapkan supaya negara ini cepat sembuh dari Covid-19," ujarnya kepada Tribunjogja.com

Ia mengungkapkan, sebenarnya para siswa juga telah mempersiapkan acara perpisahan untuk siswa kelas 3 yang rencananya akan diadakan pada awal Juni mendatang.

Namun melihat situasi seperti ini, kata dia, kemungkinan besar acara tersebut akan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Terlebih sekolah juga melarang para siswa pergi ke sekolah tanpa izin dari bapak ibu guru.

Solidaritas Pangan Jogja Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Tengah Wabah Virus Corona

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved