Update Corona di DI Yogyakarta

PON XX Papua Ditunda, Atlet DIY Ambil Sisi Positif

Awalnya PON 2020 dijadwalkan berlangsung 20 Oktober-2 November 2020. Namun rencana itu harus buyar akibat pandemi virus Corona.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi POBSI
Pebiliar Indonesia Gebby Adi Wibawa Putra. 

TRIBUNJOGJA.COM - Perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua dipastikan batal digelar sesuai jadwal.

PON 2020 resmi ditunda jadi tahun depan seusai rapat terbatas yang digelar Menpora Zainuddin Amali bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Kamis (23/4/2020).

Sekadar informasi, awalnya PON 2020 dijadwalkan berlangsung 20 Oktober-2 November 2020.

Namun rencana itu harus buyar akibat pandemi virus Corona.

Pebiliar DIY, Gebby Adi Wibawa Putra memilih mengambil sisi positif penundaan PON XX Papua.

PON XX Papua Ditunda Hingga Tahun Depan, KONI DIY Redesign Program Latihan

Sebab, sejak pandemi Covid-19 merebak, praktis ia tak dapat melakukan latihan sebab sarana permainan biliar pun turut ditutup.

"Ya ambil sisi positifnya saja, karena sejak pandemi Covid-19 memang tidak bisa latihan. Artinya jika pandemi berakhir, bisa mempersiapkan diri secara lebih matang lagi," ujar pebiliar yang turut memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games 2019 lalu ini.

Berbekal persiapan yang lebih panjang ia berharap bisa mencapai target pribadinya untuk meraih emas.

"Target saya pribadi tentu bisa meraih medali emas," imbuhnya.

Lebih lanjut, Gebby menuturkan selama masa latihan mandiri yang ia berusaha menjaga kebugaran fisik.

"Dari pelatih diinstruksikan untuk tetap menjaga kondisi fisik," ujarnya.

Terpisah, atlet panahan DIY, Titik Kusuma Wardani juga menuturkan hal yang sama.

Solidaritas Pangan Jogja Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Tengah Wabah Virus Corona

Atlet andalan Indonesia di berbagai kejuaraan internasional ini tak mau ambil pusing terkait penundaan jadwal PON XX.

Titik lebih memilih untuk fokus pada persiapannya sendiri untuk ajang tersebut.

Terlebih ia termasuk atlet yang ditargetkan medali emas oleh DIY di PON Papua.

"Tidak ada masalah ya, sebab itu kan dikarenakan adanya virus corona. Jadi ini demi kebaikan kita semua. Bagi saya yang terpenting yakni berlatih giat dan mempersiapkan diri untuk menghadapi PON sebaik mungkin," ujar Titik.

Sebagai persiapan, titik saat ini melakukan latihan mandiri di rumahnya dengan membidik sasaran jarak pendek sebanyak 300 anak panah setiap harinya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved