Jadi Polemik Sejak Ada Kartu Pra Kerja, Ternyata Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura

Startup bidang pendidikan itu termasuk satu dari delapan mitra platform digital program Kartu Prakerja.

Dok.Telkomsel
Jadi Polemik Sejak Ada Kartu Pra Kerja, Ternyata Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura 

Proses verifikasi mitra prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Dan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan dalam hal ini

TRIBUNJOGJA.COM - Sejak Kartu Prakerja diluncurkan, nama Ruangguru tiba-tiba jadi buah bibir.

Startup bidang pendidikan itu termasuk satu dari delapan mitra platform digital program Kartu Prakerja.

Keterlibatan Ruangguru di program Kartu Prakerja disorot karena salah satu pendiri sekaligus Direktur Utama Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara, kemarin mundur dari posisinya sebagai Staf Khusus Presiden Joko Widodo.

Jadi Polemik Sejak Ada Kartu Pra Kerja, Ternyata Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura
Jadi Polemik Sejak Ada Kartu Pra Kerja, Ternyata Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura (Dok.Telkomsel)

Posisi Belva yang sempat menjadi “pejabat publik” dan keterlibatan Ruangguru di proyek pemerintah tersebut dinilai berbau konflik kepentingan.

Secara umum, program Kartu Prakerja adalah program subsidi dari pemerintah bagi kalangan pencari kerja ataupun korban PHK. Setiap pemilik Kartu Prakerja akan mendapatkan total manfaat dana senilai Rp 3,55 juta.

Program ini akan menyasar sekitar 5,6 juta penerima. Alhasil, total dana yang akan diguyur melalui subsidi Kartu Prakerja mencapai Rp 19,88 triliun.

Dari jumlah yang diterima oleh setiap pemilik Kartu Prakerja, sebanyak Rp 1 juta atau totalnya senilai Rp 5,6 triliun mengucur dalam bentuk subsidi pelatihan melalui “kelas online”.

Materi pelatihan itu tersedia di delapan mitra platform digital yang digandeng pemerintah, yakni Tokopedia, Bukalapak, Skill Academy by Ruangguru, Kemnaker, Pintaria, Pijar, Sekolah.mu, dan MauBelajarApa.

Proses pelatihan via delapan mitra platform digital itulah yang belakangan dipersoalkan.

Halaman
1234
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved