Breaking News:

Wacana Penundaan PON XX Papua, Atlet DIY Tetap Fokus Latihan

Meski wacana terkait penundaan PON XX Papua 2020 menggema di tengah pandemi Covid-19, sejumlah atlet DIY tak sedikitpun mengendurkan persiapan.

Istimewa
Dua pebiliar DIY, Agus Deser Efendi dan Lafitri Panca Wardani mengamankan tiket PON 2020, usai meraih medali emas dan perunggu di babak kualifikasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski wacana terkait penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 menggema di tengah pandemi Covid-19, sejumlah atlet DIY tak sedikitpun mengendurkan persiapan.

Atlet biliar putri DIY, Lafitri mengungkapkan, latihan intensif tetap ia lakukan secara mandiri di rumah.

Meski ia hanya dapat melakukan latihan fisik lantaran tidak memiliki meja biliar di rumahnya.

Terkait dengan wacana penundaan PON, wanita yang akrab disapa Pipit ini lebih menanggapinya secara positif.

Sebab, andai PON XX Papua benar ditunda, berarti ia bisa menambah waktu persiapannya.

Wanita yang turun di nomor pool bola sembilan individu ini sebenarnya hanya menargetkan lolos ke semifinal di PON.

Apalagi mengingat persaingan mendatang cukup ketat dan di Pra PON lalu ia baru berhasil meraih perunggu.

Namun, berbekal persiapan yang lebih panjang ia berharap bisa mencapai target pribadinya untuk mengalahkan pemain DKI Jakarta yang masuk dalam timnas.

"Lebih ke ambil positifnya aja sih, kan berarti waktu persiapan jadi lebih panjang," ujar Pipit, Minggu (19/4/2020).

Cerita Eks Kapten PSS Sleman, Anang Hadi yang Tak Bisa Jauh dari Sepakbola

PON XX Ditunda? KONI DIY Tunggu Pemberitahuan Resmi

Terpisah, atlet panahan DIY, Titik Kusuma Wardani juga menuturkan hal yang sama.

Halaman
12
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved