Kisah Pilu Bayi di Samarinda, Teteskan Air Mata Darah Saat Menangis Kencang

Kisah Pilu Bayi di Samarinda, Teteskan Darah Lewat Mata Saat Menangis Kencang

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Bayi yang mengangis air mata darah tengah digendong neneknya di klinik kesehatan gratis di Baznas Provinsi Kalimantan Timur Jalan Harmonika, Samarinda, Jumat (17/4/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, SAMARINDA - Seorang bayi di Kota Samarinda mengalami kelainan sejak lahir.

Bayi malang tersebut selalu mengeluarkan darah melalui matanya saat menangis kencang.

Belum diketahui penyebab bayi tersebut menangis darah karena masih menunggu pemeriksaan lanjut oleh dokter spesialis.

“Sampai sekarang saat menangis kencang, pasti keluar darah. Kalau menangisnya pelan-pelan tak keluar darah,” ujar Siska Sasmita, sang ibu bayi, Sabtu (18/4/2020).

Menurut Siska, kejadian tersebut berawal saat mata bayinya mengeluarkan kotoran dari matanya.

Lalu, Siska berkonsultasi dengan bidan tempat dirinya melahirkan yaitu di Jalan Antasari, Kota Samarinda.

Menurut Siska, saat itu bidan yang bersangkutan mengatakan, saluran air mata bayi tersebut belum terbentuk sempurna sehingga yang keluar adalah kotoran.

Setelah itu, bayinya sempat diberi salep dan kondisinya berangsur membaik.

Gelar Razia Kos-kosan, Satpol PP Kediri Amankan Pasangan Selingkuh, Saat Masuk, Ranjang Berantakan

Kisah Polisi Muda di Kupang yang Rela Gunakan Seluruh Gaji Perdananya Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Namun, pada 14 April 2020, saat diberi suntikan vaksinasi, bayinya tersebut menangis kencang dan tiba-tiba keluar darah dari matanya.

“Waktu saya lihat matanya merah banget, sambil keluar darah,” tutur Siska.

 Setelah itu, sang bidan menyarankan untuk memeriksakan ke dokter spesialis.

Namun karena keterbatasan dana, Siska membawa ke dokter umum.

Siska akhirnya membawa bayinya ke dokter umum di klinik kesehatan gratis di Baznas Provinsi Kalimantan Timur di Jalan Harmonika, Samarinda, Jumat (17/4/2020).

“Kami disarankan oleh dokter umum bawa ke dokter spesialis anak,” ujar Siska.

Siska menjelaskan, buah hatinya lahir pada 28 Maret 2020.

Saat ini, warga Jalan M Said, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, tersebut, masih menunggu arahan lanjutan dari dokter umum ke dokter spesialis anak untuk memeriksa mata bayinya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Saat Menangis Kencang, Pasti Keluar Darah dari Matanya""

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved