Breaking News:

Wabah Virus Corona

Penjelasan Ahli Mengapa Virus Corona Begitu Menular

Bahkan hingga hari ini, jumlah pasien yang terinfeksi virus corona telah mencapai 1,85 juta orang. Padahal, virus corona baru terdeteksi oleh 3,5 bln

Editor: Rina Eviana
Shutterstock via kompas.com
Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasien virus corona 

Temuan mengenai bagaimana tiga varian virus itu dapat terbentuk dan menyebar disebut membantu para ilmuan mengidentifikasi sumbernya serta menjelaskan alasan virus itu sangat menular.

Seorang wanita hamil mengenakan masker sebagai tindakan pencegahan berjalan melewati mural jalanan di Hong Kong, pada tanggal 23 Maret 2020, setelah Kepala Eksekutif kota mengumumkan rencana untuk sementara waktu melarang penjualan alkohol di bar dan restoran sebagai langkah untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19 yang disebabkan oleh coronavirus novel. Hong Kong akan melarang semua non-penduduk memasuki kota mulai tengah malam pada 24 Maret 2020 dalam upaya untuk menghentikan virus corona, kata pemimpinnya, ketika ia mengungkap rencana untuk menghentikan restoran dan bar yang menyajikan alkohol.
Seorang wanita hamil mengenakan masker sebagai tindakan pencegahan berjalan melewati mural jalanan di Hong Kong, pada tanggal 23 Maret 2020, setelah Kepala Eksekutif kota mengumumkan rencana untuk sementara waktu melarang penjualan alkohol di bar dan restoran sebagai langkah untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19 yang disebabkan oleh coronavirus novel. Hong Kong akan melarang semua non-penduduk memasuki kota mulai tengah malam pada 24 Maret 2020 dalam upaya untuk menghentikan virus corona, kata pemimpinnya, ketika ia mengungkap rencana untuk menghentikan restoran dan bar yang menyajikan alkohol. (WALLACE ANTHONY / AFP)

Para peneliti menganalisis genom lengkap yang telah diurutkan dari 160 pasien.

Genom itu adalah genom pertama pasien sejak 24 Desember 2019 sampai dengan 4 Maret 2020 lalu.

Kemudian, para peneliti merekonstruksi jalur penyebaran awal Covid-19 pada manusia melalui mutasinya.

Mereka menjelaskan mutasi terjadi begitu cepat untuk bisa melacak pohon keluarga Covid-19.

"Kami menggunakan algoritma jaringan matematika untuk memvisualisasikan semua kemungkinan pohon keluarga Covid-19 secara bersamaan,” kata Peter Forster, seorang ahli genetika dari Universitas Cambridge.

Dari penelitian tersebut, mereka menemukan tiga varian yang berbeda dan memberikan label ketiganya sebagai A, B, dan C.

Tipe A paling dekat dengan virus corona yang ditemukan pada kelelawar.

Meskipun ditemukan di Wuhan sebagai episentrum awal munculnya Covid-19 di China, namun tipe A bukanlah tipe utama di sana.

Tipe A juga ditemukan pada orang Amerika yang pernah tinggal di Wuhan dan pasien lain yang didiagnosis di Amerika Serikat (AS) dan Australia.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved