Breaking News:

Wabah Virus Corona

Penjelasan Ahli Mengapa Virus Corona Begitu Menular

Bahkan hingga hari ini, jumlah pasien yang terinfeksi virus corona telah mencapai 1,85 juta orang. Padahal, virus corona baru terdeteksi oleh 3,5 bln

Editor: Rina Eviana
Shutterstock via kompas.com
Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasien virus corona 

Dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Nature, tim peneliti menulis, pada studi kali ini, konsentrasi puncak sudah tercapai sebelum hari ke-5, dan hasilnya 1.000 kali lebih tinggi dibanding puncak muatan virus swab tenggorokan SARS.

Mereka juga mengatakan, isolasi virus hidup dari swab tenggorokan adalah perbedaan lain (CCOVID-19 dari SARS, di mana isolasi seperti ini jarang berhasil (pada SARS). 

"Secara keseluruhan, hal-hal ini menunjukkan adanya replikasi virus secara aktif pada jaringan saluran pernapasan atas," tulis mereka.

ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona.
ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona. (Shutterstock)

Tim peneliti yang dipimpin oleh Christian Drosten dari Charité University Hospital di Berlin dan Clemens Wendtner dari Schwabing Clinic di Munich ini telah dipublikasikan dalam jurnal Nature mencoba menjelaskan temuan mereka dengan mengutip hasil penelitian Fudan University di Shanghai.

Hasil penelitian Fudan University yang dipublikasikan pada bulan lalu menemukan bahwa meskipun mirip dengan virus SARS, tonjolan mahkota (spike) pada virus penyebab COVID-19 memiliki fitur-fitur khusus yang membuatnya lebih mudah mengikat pada reseptor sel manusia yang disebut ACE2.

Fitur inilah, ujar tim peneliti Jerman, yang membuat COVID-19 bisa hidup dan mereplikasi diri di saluran pernapasan atas yang memiliki lebih sedikit reseptor ACE2 daripada paru-paru.

Angka Kematian Kasus Positif Corona di Vietnam Nol, Bahkan Separuh dari Total Penderita Sembuh

Angka Kematian Kasus Positif Corona di Vietnam Nol, Bahkan Separuh dari Total Penderita Sembuh

Jalur penularan

Peneliti menemukan jalur penularan virus corona melalui tiga versi.

Mengutip dari SCMP, para ahli genetika dari Inggris dan Jerman telah memetakan jalur penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Menurut mereka, ada tiga versi virus yang saat ini menyebar ke seluruh dunia.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved