Breaking News:

Pendidikan

Masa Belajar Online Diperpanjang Lagi Hingga 28 April

Dalam SE tersebut menyebutkan bahwa memperpanjang waktu pembelajaran jarak jauh/online, bagi peserta didik SMA, SMK, dan SLB di seluruh DIY mulai tang

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masa pembelajaran jarak jauh atau online bagi pelajar di DIY diperpanjang lagi hingga 28 April 2020.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Disdikpora DIY Nomor 421/02883 tentang Pengaturan Ulang Pengelolaan Pendidikan Dalam Masa Tanggap Darurat Bencana Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pendidikan SMA, SMK, dan SLB di DIY

Dalam SE tersebut menyebutkan bahwa memperpanjang waktu pembelajaran jarak jauh/online, bagi peserta didik SMA, SMK, dan SLB di seluruh DIY mulai tanggal 15 April 2020 sampai tanggal 28 April 2020.

Selama masa pembelajaran jarak jauh/online, pengaturan jadwal libur awal Ramadan 1441 H  dan  akhir Ramadan, Penilaian Akhir Tahun (PAT) dan pengumuman/penerimaan hasil belajar semester 2 dilaksanakan sesuai dengan kalender pendidikan yang dimuat dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY nomor 421/00690 tanggal 29 Januari 2020.

Jadwal Lengkap Siaran Belajar dari Rumah di TVRI Edisi Hari Selasa 14 April dan Rabu 15 April 2020

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengungkapkan terkait libur awal Ramadan akan disesuaikan dengan jadwal kalender pendidikan.

"Ya kalau pas jadwal libur ya libur, sesuai kalender pendidikan," ujarnya Senin (13/4/2020).

Dari evaluasi pembelajaran jarak jauh (PJJ), Didik mengatakan sudah ada keluhan dari siswa yang mulai merasa jenuh.

Oleh sebab itu para guru diharapkan bisa mengkombinasikan dengan pemberian tugas yang menghibur, inovatif, menyenangkan serta menumbuhkan berpikir kreatif bagi siswa.

Sederet Film Indonesia Akan Tayang di TVRI Selama Sepekan, Bagian dari Program Belajar dari Rumah

Terpisah, Kepala SMAN 1 Yogyakarta Miftakodin mengatakan pembelajaran jarak jauh di SMAN 1 Yogyakarta secara umum dimulai dengan pemahaman materi, diskusi dan evaluasi yang disesuaikan dengan kompetensi dasar setiap mata pelajaran.

"Evaluasi kami menyelesaikan target kurikulum untuk semester ini sehingga siswa siap ikut PAT. Guru memilih kompetensi dasar yang esensial saja, sehingga tidak memberatkan siswa," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved