Breaking News:

Wabah Virus Corona

Setelah DKI Jakarta, Kemenkes Setujui PSBB di Depok, Bogor dan Bekasi untuk Tekan Covid-19

Setelah Jakarta, Kemenkes kini menyetujui penerapan PSBB untuk wilayah di Jawa Barat yaitu Kota Depok, Bogor, Bekasi, Kabupaten Bogor dan Bekasi

ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Pejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Wilayah DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak Jumat (10/4/2020) kemarin.

PSBB dilakukan untuk mencegah penularan virus corona penyebab COVID-19. Sebab hingga saat ini wilayah DKI Jakarta merupakan lokasi tertinggi ditemukan kasus COVID-19.

Setelah Jakarta, Kementerian Kesehatan kini menyetujui penerapan PSBB untuk wilayah di Jawa Barat yaitu Kota Depok, Bogor, Bekasi, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.

Pejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.
Pejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. (ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)

"Yang diminta oleh Gubernur Jawa Barat sudah disetujui,” ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4/2020).

PSBB untuk lima daerah ini sebelumnya telah diajukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kepada Kemenkes.

Ridwan Kamil mengatakan, PSBB di lima daerah itu akan satu zonasi dengan PSBB DKI Jakarta yang merupakan episentrum penyebaran virus corona atau Covid-19.

Ia berharap, PSBB bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jabar. Menurut Emil, PSBB diartikan mirip lockdown, namun relatif masih fleksibel.

"Pak Wapres menyepakati agar kota-kota di Jabar dan Banten yang masuk Jabodetabek untuk mengajukan PSBB, karena waktunya bersamaan bisa dikoordinasikan oleh gubernurnya," ucap Emil.

Hingga hari ini Sabtu (11/4/2020) jumlah pasien positif COVID-19 di Tanah Air masih bertambah. Update virus corona terbaru sore ini menyebut jumlah pasien Covid-19 bertambah 330 sehingga total hari ini mencapai 3.842 kasus.

Wilayah DKI Jakarta masih menempati urutan teratas wilayah dengan jumlah kasus tertinggi. Dilansir dari laman covid19.go.id, jumlah kasus di DKI Jakarta mencapai 1.948 orang dimana jumlah yang meninggal 159 dan sembuh 83.

Halaman
1234
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved