Breaking News:

Kronologi Bocah 7 Tahun Hilang, Ditemukan Setelah Tim SAR Belah Perut Buaya

Berikut kronologi bocah 7 tahun hilang. Ditemukan setelah tim SAR membelah perut buaya, kondisi anak sudah tewas di dalam perut

Editor: Yoseph Hary W
ist
ilustrasi buaya 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang anak berusia 7 tahun dilaporkan hilang saat berenang di di kawasan pantai Desa Waimangit, bersama tiga temannya. 

Belakangan anak tersebut ditemukan dalam kondisi tewas. Penemuan itu setelah tim SAR gabungan membelah perut buaya, dan menemukan jasad si anak di dalamnya. 

Dikutip Tribun Jogja dari TribunAmbon.com via kompas.com, bocah berinisial JH yang baru berusia 7 tahun sempat dilaporkan hilang pada Rabu (8/4/2020).

Ia hilang saat berenang di kawasan pantai Desa Waimangit, bersama tiga temannya. JH merupakan warga Kabupaten Buru, Maluku.

Jasad korban ditemukan setelah Tim SAR Gabungan membelah perut buaya yang memangsa korban.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin mengatakan, korban ditemukan oleh Tim Pos SAR Namlea setelah mereka membedah perut buaya, pada Kamis (9/4/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dijelaskannya, temuan tersebut berawal dari kecurigaan tim SAR gabungan karena keberadaan buaya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian perkara.

"Posisi buaya berada pada sisi koordinat 3° 4.8' S - 126° 27.3' E atau 150 Meter dari LKP," jelas Muslimin dikutip dari TribunAmbon.com.

Kemudian, sambungnya, orangtua korban meminta petugas kepolisian yang juga ikut dalam operasi pencarian untuk menembak buaya itu.

"Setelah ditembak, dan dibelah perutnya. Ternyata isinya mayat anak yang hilang itu," katanya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved